Natalius Pigai Kembali Buka Suara: Pemerintah Sudah Kehilangan Akal alias Oleng

1010
Natalius Pigai. /Antara/Widodo S. Jusuf/

Kebijakan waktu makan di rumah makan (warteg) dan tempat makan lainnya selama 20 menit yang tertera dalam aturan PPKM Level 4 menjadi sorotan tokoh ternama serta publik akhir-akhir ini.

Bahkan kebijakan tersebut dijadikan meme oleh sejumlah kalangan dan menjadi viral di media sosial.

Aturan ini juga tidak luput dari sorotan dan kritik aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai.

Dia berpendapat, pemerintah sudah kehilangan akal saat menerbitkan peraturan tersebut.

“Pemerintah sudah kehilangan akal ‘Oleng’,” katanya kepada wartawan, Selasa, 27 Juli 2021.

Pigai mengatakan hal ini karena menurutnya, pemerintah gagal mencari cara untuk mengatasi pandemic Covid-19 di Tanah Air.

Dia menerangkan, pokok masalah penyebaran Covid-19 itu bukan soal waktu orang berada di suatu tempat, melainkan seberapa jauh jarak antar orang dalam tempat tersebut.

Sehingga kata dia, hal yang seharusnya diatur adalah jarak antar orang yang makan di tempat. Karena percuma jika makan 20 menit namun yang datang 10 orang.

“Nah kalau makan 20 menit tapi yang makan ditempat berjubel 10 orang, apa nggak tertular itu?” jelasnya.

Lebih lanjut Pigai menyarankan untuk membuat kebijakan satu meja satu orang demi menekan laju penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China itu.

“Harusnya konsep 1 meja 1 orang,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah resmi melanjutkan PPKM Level 4 hingga tanggal 2 Agustus 2021. PPKM level 4 ini akan diberlakukan merata di seluruh wilayah di Indonesia, tidak hanya di Jawa-Bali.

Kini warung makan diperbolehkan buka dengan waktu makan untuk setiap pengunjung selama 20 menit. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here