Nasibnya Bisa Makin Mengenaskan, Pakar Hukum Sebut dokter Lois Owien Bisa Bernasib seperti Ratna Sarumpaet

928
Dokter Lois Owien

 JAKARTA – Pakar Hukum Pidana Suparji Achmad menyebutkan dr Louis Owein bisa dijerat pasal yang pernah dikenakan kepada Ratna Sarumpaet.

Itu jika pernyataan-pernyataan dr Lois Owien yang disampaikan selama ini hanya ucapan semata tanpa berdasarkan bukti-bukti ilmiah yang bisa dipertanggung jawabkan.

“Bila tanpa dasar, maka bisa dipidana karena menyebarkan hoax yang dapat menimbulkan keonaran,” kata Suparji dalam keterangannya diterima PojokSatu.id, di Jakarta, Senin (12/7/2021).

“Bisa dikenakan pasal 14 atau Pasal 15 UU no 1 tahun 1946, seperti yang dikenakan pada Ratna Sarumpaet waktu Pilpres 2019,” sambungnya.

Namun, lanjut Suparji, jika pernyataan dokter Lois tersebut dilandasi dengan ilmu dan dasar pijakan ilmiah, maka pernyataan tersebut tidak bisa dipidana.

“Pada prinsipnya selama dalam koridor pendapat ilmiah maka hal itu sah-sah saja. Karena negara ini menjamin kebebasan berpendapat bertanggung jawab,” terangnya.

Masyarakat Butuh Ketenangan

Suparji juga mengimbau agar publik bisa menahan diri untuk tidak melontarkan hal-hal yang berbau sensitif.

Terlebih lagi menyangkut pandemi Covid-19 saat ini.

“Terkahir saya berpesan kepada semua pihak agar menahan diri untuk tidak melontarkan hal sensitif, apalagi dengan bukti ilmiah lemah,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah ketenangan, solidaritas dan kebersamaan menghadapi semua permasalahan.

“Siapapun melontarkan narasi harus kontributif dan produktif, tidak sekedar mencari popularitas atau viral melalui media sosial,” pungkas Suparji.

Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Sementara, basib dokter Lois Owien sepertinya bakal makin mengenaskan usai dilakukan penangkapan.

Sekarang dr Lois Owien bakal diporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya yang menyebut Covid-19 bukanlah virus.

Dokter kontroversial itu akan dilaporkan oleh pelapor bernama Yudha Adhi Oetomo.

“Nanti sekitar jam 2 siang kita laporkan ke SPKT Polda Metro Jaya,” kata pengacaranya, Pitra Romadoni Nasution, Senin (12/7/2021).

Menurut Pitra, atas ulahnya itu dr Lois Owien diduga melanggar Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 Jo Pasal 45 A ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang kabar tidak pasti.

“Ini dapat menimbulkan keonaran dikalangan masyarakat,” ujarnya.

Ditangani Mabes Polri

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan penangkapan dokter Lois Owien.

Namun, kasusnya saat ini sudah diambil alih Mabes Polri.

“(Iya) ke Mabes ditangani Mabes,” kata Yusri saat dihubungi PojokSatu.id, Senin (12/7/2021).

Yusri pun belum bisa membeberkan kronologis penangkapan yang bersangkutan.

Namun, penangkapan dr Lois sudah ramai diperbincangkan di media sosial.

Pasalnya, dr Tirta, rekan berseterunya sesama dokter perihal covid sudah membenarkan bahwa dr Lois Owein sudah berada di Polda Metro Jaya.

“Press release terkait ibu lois dilakukan besok (Senin) di @poldametrojaya, antara jam 13.00-16.00.”

“Kalau cuaca mendukung. Kalo mendung yo reschedule,” tulis dr. Tirta di akun instagramnya.

Sumber Berita / Artikel Asli :  (muf/fir/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here