MUI Didesak Untuk Bubar, Haris Pertama: KNPI Siap Bersatu Lawan Kaum Kafir!

334
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama.

Belakangan ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus didesak untuk bubar karena beberapa hal.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama pun angkat bicara terkait desakan tersebut.

 

Haris mengatakan, pihaknya siap untuk menghadapi kelompok-kelompok yang hendak membubarkan MUI.

Hal tersebut disampaikan Haris melalui akun Twitter pribadinya @knpiharis. Dalam cuitannya, Haris menyematkan sebuah poster bertuliskan, ‘KNPI Siap Berhadapan dengan Kelompok yang Ingin Bubarkan MUI’.

“Berani bubarkan MUI, maka berhadapan dengan KNPI !!!” tegasnya dalam cuitan itu.

Menurut penelusuran Galamedia, cuitan Haris langsung mendapatkan berbagai komentar dari warganet.

 

“Maasyaa Allah …Allahu Akbar,” ujar salah satu warganet @Umiyati70812108.

Haris pun membalasnya dengan mengatakan mereka siap melawan para kaum kafir.

“Bersatu lawan Para kaum KAFIR !” tegasnya.

Sebagimana diketahui, MUI memang didesakn oleh publik untuk bubar pasca penangkapan tiga terduga teroris yang salah satunya merupakan anggota Komisi Fatwa MUI.

Seruan tersebut akhirnya menuai pro dan kontra dari sejumlah kelompok hingga politisi Tanah Air.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, akhirnya buka suara terkait desakan pembubaran MUI.

Melalui akun Twitter pribadinya, Mahfud MD meminta kepada masyarakat yang mendukung penangkapan teroris untuk tidak mempunyai pikiran bahwa MUI harus dibubarkan.

Mahfud MD juga meminta sebagian masyarakat lainnya yang mendukung penuh MUI, agar berhenti memprovokasi apalagi sampai menuding pemerintah melakukan penyerangan terhadap MUI lewat Densus 88.

Menurutnya kedua hal itu sama-sama merupakan bentuk provokasi yang bersifat khayalan, karena tidak sesuai pemahaman dan peristiwa di lapangan.

“Terkait dengan penangkapan 3 terduga teroris yang melibatkan oknum MUI mari ‘Jangan Berpikir bahwa MUI Perlu Dibubarkan’ dan ‘Jangan memprovokasi mengatakan bahwa Pemerintah via Densus 88 Menyerang MUI‘. Itu semua provokasi yang bersumber dari khayalan, bukan dari pemahaman atas petistiwa,” katanya melalui akun Twitter @mohmahfudmd.

Mahfud MD kemudian menyampaikan bahwa kedudukan MUI itu sangat kokoh, sehingga tidak bisa sembarang dibubarkan begitu saja. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + 2 =