Muhammadiyah: Deradikalisasi Bukan Tupoksi Kemenag

488

Jakarta – Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustaz Fahmi Salim mengapresiasi keinginan Menag Fachrul Razi berkunjung ke lintas Ormas Islam. Upaya ini juga guna mengklarifikasi pernyataannya yang ingin menanggulangi radikalisme.

“Saya pikir itu sangat bagus ya, kan Menag seharusnya memang sudah memiliki pengalaman paling tidak dari Islam, partai Islam, lembaga Islam, Ormas Islam, dan ini penting membuka dialog agar berjalannya pemerintahan ini kondusif,” kata Ustaz Fahmi di Jakarta, Sabtu (26/10).

Fahmi menjelaskan, upaya penangkalan radikalisme adalah melalui pencegahan dan penindakan. Pencegahan pada BNPT dan penindakan pada Densus 88.

“Nah disinilah peran agama. Jika dia berfikir radikal, maka harus dilawan dengan pemikiran moderat, jangan sampai dilawan dengan pendekatan mikiteristik,” katanya.

Sebab, jika demikian, maka dapat salah sasaran dan bisa menimbulkan gelombang ketidakadilan dan kekecewaan masyarakat. Deradikalisasi tetap menjadi kewenangan BNPT.

“Nah, Kemenag bisa mensupport materi kepada BNPT bagaimana mengajarkan Islam rahmatan lil alamin, tidak mendukung radikalisme dan terorisme yang bermotif kegamaan. Tapi bukan berarti deradikalisasi jadi tupoksi (tugas, pokok dan fungsi) Kemenag,” ujarnya.

Ketua MIUMI DKI Jakarta ini mengingatkan, semangat yang disampaikan para elite dan tokoh bangsa adalah persatuan dan rekonsiliasi. Menurut dia, jika Menag salah langkah dalam mengurus radikalisme, ini akan membuka konflik baru seolah-olah berbenturan umat Islam dengan pemerintah, umat Islam dengan pancasila dan umat Islam dengan negara.

“Ini awal yang tidak baik. Entry point yang sangat berbahaya jika kita sudah bergerak dari sesuatu yang negatif terhadap umat Islam bahwa ini sumber radikalisme,” ujarnya.

“Jadi saya sangat setuju sebelum bicara apapun, menteri agama harus berkoordinasi dengan umat Islam dan Ormas Islam,” imbuhnya. (PS)Indonesiainside.id, 

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

33 − = 28