Moeldoko Sebut Bahlil Ada Alasan Kuat Usul Perpanjang Masa Jabatan Presiden, Politisi: ‘Begal’ Partai Diam Aja

242
Politisi Partai Demokrat Yan Harahap minta Presiden Jokowi jangan gengsi kibarkan bendera putih jika sudah tak mampu hadapi Covid-19 yang terus meluas. /Instagram.com/@yanharahap

Baru-baru ini Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membuat heboh publik.

Bahlil mengatakan pelaku usaha ingin Pemilu 2024 diundur dan meminta masa jabatan presiden Jokowi diperpanjang.

Hal itu disampaikan Bahlil melalui acara rilis temuan survei Indikator Politik Indonesia.

 

Dalam acara tersebut, Bahlil menyebut bahwa pelaku usaha ingin agar Pemilu 2024 diundur karena situasi dunia usaha sudah mulai bangkit setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Hal tersebut ditanggapi oleh Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko. Ia mengatakan bahwa Bahlil mempunyai alasan kuat mengungkapkan hal itu.

“Ya tanya kepada beliau (Bahlil) pasti ada alasan-alasan yang memperkuat,” ujar Moeldoko dilansir Antara.

 

Menanggapi ucapan Moeldoko, politisi Partai Demokrat Yan Harahap memberi sindiran menohok.

“Sudah, ‘begal partai’ diam aja sana di pojokan. Siapa pula yang percaya mulut begal?,” cuitnya dikutip Galamedia dari Twitter @YanHarahap, Rabu 12 Januari 2022.

Cuitan Yan Harahap menanggapi isu perpanjangan jabatan Presiden RI yang pertama kali diucapkan Bahlil Lahadalia.
Cuitan Yan Harahap menanggapi isu perpanjangan jabatan Presiden RI yang pertama kali diucapkan Bahlil Lahadalia. Twitter @YanHarahap

Seperti yang diketahui, isu diundurnya Pemilu 2024 ini menimbulkan pro kontra dari masyarakat Indonesia hingga menjadi trending di media sosial.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here