Mensos Risma Akan Pindah Kantor ke Papua dan Tinggalkan Jakarta, Ternyata Ini Alasannya

411
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini
 Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma merupakan sosok yang sedang ramai disorot publik.
Selain dengan aksinya yang membuat geger publik di Gorontalo beberapa waktu lalu, kini Mensos Risma diketahui akan berpindah kantor ke Papua.
Lalu yang membuat publik bertanya, apakah alasan Risma berpindah kantor ke Papua Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Harry Hikmat juga menjelaskan hal tersebut.
“Jadi sudah lama melihat keterpanggilan ibu (Risma) melihat Papua ini lebih maju, beliau melihat harus ada upaya untuk Papua bangkit mungkin dari tradisi lama lebih berorientasi pada menerima bansos (bantuan sosial), jadi mendorong agar memberdayakan potensi yang dimiliki,” ujarnya, dikutip Kabar Besuki dari Antara Papua.
 
Harry melanjutkan, salah satu program pemberdayaan yang sedang dipersiapkan yaitu menyamak kulit buaya di Mamberamo.
Nantinya, kulit tersebut tidak hanya dijual begitu saja, akan tetapi akan diolah menjadi barang yang akan meningkatkan pendapatan orang Papua itu sendiri.
Selain itu, Risma juga berencana akan mendatangkan pelatih Timika yang sudah terlibat dalam usaha tersebut untuk melatih masyarakat di Mamberamo.
“Kami ajak teman-teman Mamberamo, orang-orang muda itu yang sering ibu katakan pahlawan ekonomi, dilatih para pengusaha yang biasa mengolah. Tidak hanya penyamakan kulit buaya, tapi Ibu berpikir akses transportasi antarkota, antarkelurahan, antaradesa, bahkan antarkampung,” imbuhnya.
 
Harry mengatakan bahwa Risma juga telah mengecek beberapa daerah secara geospasial.
Tujuan dari hal tersebut, lanjut Harry, agar bisa menghubungkan akses transportasi dan mendayagunakan sumber daya manusia yang ada.
Harry melanjutkan, program tersebut sama seperti yang dilakukan di Direktorat Rehabilitasi Sosial, dengan memberdayakan sumber daya manusia yang mayoritas merupakan para penyandang disabilitas fisik.
“Berbagai aspek itu yang sudah dikaji bahkan sudah ada skenario, planning sampai ke action, berapa bulan ke depan itu membutuhkan intensifikasi manajemen terstruktur berencana dan berkelanjutan. Di situlah ibu terpanggil untuk lebih banyak menyediakan waktu untuk ke Papua,” imbuhnya.
 
Menurut informasi, Risma mulai akan mulai berkantor di Papua mulai tahun ini dan akan bekerja sama dengan para tokoh gereja dan pemuda Universitas Cendrawasih.
Harry juga memaparkan bahwa, pindah kantor tersebut tidak hanya dalam waktu satu atau dua hari saja, melainkan meninggalkan Jakarta, dan akan melakukan rapat terbatas via daring.***

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here