Mengenal Brigjen M Zamroni, Suami Pemaki Ibu Arteria Dahlan yang Minta Tolong Politisi PDIP

336

 Sosok seorang wanita di Bandara Soekarno-Hatta viral, setelah kedapatan membentak orangtua anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan.

Wanita itu pun menyebut ibu Arteria Dahlan ‘gila’, lantas mengaku ia adalah anak Jenderal Bintang 3.

Belakangan terungkap nama suaminya, Brigadir Jenderal TNI Muhammad Zamroni, yang ternyata memiliki latar yang tidak sembarangan.

Siapa Brigjen M Zamroni, sosok suami dari wanita yang pergi dari bandara dengan mobil dinas TNI itu?

Nama Brigjen M Zamroni tiba-tiba mencuat usai orang tersebut menghubungi Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi.

Brigjen M Zamroni, katanya, meminta tolong untuk menengahi cekcok istrinya vs ibu Arteria Dahlan, mengingat Prasetyo juga satu partai dengan Arteria Dahlan.

“Ada apa? Kok tumben telepon gua?’ saya bilang gitu. ‘Mas tolong dong inisiasi saya dengan Arteria Dahlan‘ gitu aja omongannya,” ujar Prasetyo.

Prasetyo juga mau berniat memediasi karena dirinya sudah menganggap Arteria sebagai adik. Sebab, dia sudah mengenal Arteria sejak beberapa tahun terakhir sebagai salah satu kader PDI Perjuangan.

“Karena saya pikir sama-sama dari PDIP, tujuan saya yuk damai aja lah, pikiran saya sebelum teleponan Arteria,” kata Prasetyo, dikutip dari Antara.

Wanita itu bernama Anggita Pasaribu atau biasa disapa Rindu yang tak lain istri dari Zamroni.

Lalu siapakah Brigadir Jenderal TNI Muhammad Zamroni?

Dari penelusuran galamedia, ia kini bertugas sebagai Widyaiswara di Akademi Militer Magelang.

Menurut Prasetyo, ia saling kenal sejak 2017 saat Brigjen M Zamroni masih menjadi Komandan Kodim (Dandim) Jakarta Pusat Jakarta Pusat.

Brigjen M Zamroni merupakan lulusan Akmil tahun 1990. Ia pernah menjadi Kasdim 0902/Tanjung Redeb Kodam VI/Tanjungpura, Kabaglitbang Sismet Pussenkav, Danyonkav 8/2 Kostrad, Danrem 052/Wijayakrama, Dankorsis Seskoad, Danrem 072/Pamungkas, dan Kasdam II/Sriwijaya.

Brigjen M Zamroni bahkan pernah menjadi ajudan Wapres RI Boediono pada tahun 2012 silam.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

94 − 88 =