Menag Yaqut Cholil Qoumas Minta Jangan Buru-buru Hakimi Ferdinand, Tifatul Sembiring: Kan Masih Disidik Polisi

467
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring komentari pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Ferdinand Hutahaean.

Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat agar tidak terburu-buru menghakimi Ferdinand Hutahaean.

Menurut Yaqut Cholil Qoumas, tidak ada yang tahu niat sebenarnya Ferdinand Hutahaean mencuitkan ‘Allahmu ternyata lemah’.

Yaqut Cholil Qoumas juga mengimbau agar semua pihak menghormati proses hukum yang kini tengah berjalan. Ia menilai, hal tersebut terjadi karena Ferdinand Hutahaean merupakan seorang mualaf sehingga belum benar-benar memahami agama Islam.

Menanggapi hal ini, Tifatul Sembiring mengingatkan bahwa saat ini kasus Ferdinand Hutahaean memang masih diselidiki Kepolisian, baru ketika alat buktinya sudah cukup akan dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Kan masih disidik polisi Mas, nanti kalau alat buktinya cukup baru dilimpahkan ke Kejaksaan,” kata Tifatul Sembiring, dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @tifsembiring pada Sabtu, 8 Januari 2022.

“Nah kalau berkas sdh lengkap baru diadili oleh majelis hakim,” sambungnya.

Tifatul Sembiring menilai, masyarakat bukannya menghakimi kasus dugaan kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang dilakukan pegiat media sosial itu, melainkan hanya bentuk protes.

“Masyarakat itu protes omongan SARA begini, bukan menghakimi…,” tegasnya.***

Sumber Berita /  Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here