Megawati Kini Diisukan Meninggal, PDIP Akan Lapor Penegak Hukum

351

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristyanto membantah kabar yang menyebut Megawati Sukarnoputri meninggal dunia.

Hasto mengatakan, kabar Megawati meninggal dunia sebagai kabar hoaks.

“Bu Mega dalam keadaan sehat,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lentengagung, Jakarta Selatan, Jumat (7/1/2022).

Hasto menuturkan baru saja berkomunikasi dengan Megawati. Mega meminta Hasto menemui dirinya di kediaman di Teuku Umar, Jakarta Pusat.

“Ini tadi saya sebelum ke sini, baru sampai Pasar Minggu, ditelepon beliau untuk datang ke Jalan Teuku Umar,” ucapnya.

Hasto menyesalkan beredarnya kabar hoaks terkait ketum PDIP tersebut. Menurutnya, hal itu tidak sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia yang sejak dulu memegang teguh kejujuran dan bertanggung jawab.

“Karena kita ini bangsa yang dikenal karena kebudayaan kita karena peradaban kita. Kita bangsa yang terus memperjuangkan nilai-nilai kebenaran dan kejujuran sebagai bagian nilai positif yang membentuk bangsa ini,” kata Hasto.

Hasto menyatakan telah mengambil sikap. Bidang hukum PDIP dipastikannya akan melaporkan pembuat hoaks agar diproses secara hukum.

“Saya memutuskan sebagai Sekjen agar bantuan hukum PDIP melaporkan kepada aparat penegak hukum agar hal-hal seperti ini tidak perlu terjadi lagi,” demikian kata Hasto Kristiyanto.

Sebelumnya, kabar meninggalnya Megawati viral di media sosial. Video dengan narasi Megawati tutup usia dibagikan akun TikTok @angelyOkp pada Selasa (4/1/2022).

Video itu telah ditonton lebih dari satu juta kali namun kini telah dihapus. Akun TikTok tersebut mengunggah beberapa foto Megawati dan menuliskan narasi Megawati telah berpulang.

“Megawati Tutup Usia,” demikian narasi dalam video itu. “Semoga diampuni segala perbuatannya di dunia,” tulis akun @angelyOkp memberi keterangan unggahannya.

Bukan kali ini saja Megawati diserang isu hoaks. Pada April 2019, ramai di media sosial bahwa putri Proklamator RI Bung Karno itu dikabarkan sedang dirawat di rumah sakit karena stroke.

Lalu, pada Mei 2020, Presiden ke-5 RI itu dikabarkan masuk daftar pencarian orang (DPO) karena membiarkan virus Covid-19 masuk ke Indonesia. PDIP berulang kali menyampaikan bahwa semua informasi terkait Megawati itu sebagai hoaks.[]

Sumber Berita / Artikel Asli : Akurat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here