Mbak Puan Minta Pemerintah Bekerja Cepat, Jangan Sampai Korban Bencana Gunung Semeru Kelaparan!

268
Puan Maharani

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah untuk bekerja cepat mengevakuasi korban bencana meletusnya gunung semeru.

Puan juga tak ingin warga pengungsi yang terkenak dampak merasa kelaparan.

“Jangan sampai pengungsi sulit mendapat makanan dan kebutuhan lain, apalagi sampai kelaparan,” kata Puan dalam keterangannya, Senin (6/12/2021).

”Harus ada solusi dari pemerintah mengenai persoalan distribusi bantuan kepada warga terdampak,” sambungnya.

Politisi PDI-Perjuangan itu juga meminta agar posko pengungsian ramah bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Ia menegaskan, obat-obatan dan kebutuhan medis bagi pengungsi dan korban terdampak harus selalu tersedia.

Demikian juga terhadap korban dan pengungsi yang memilih tinggal di rumah mereka.

”Kerja sama dari stakeholder, khususnya kementerian terkait, pemda, dan tim SAR gabungan, diharapkan mempercepat penanganan bencana,” ujarnya.

Puan menuturkan, rakyat dalam bencana tidak boleh sedikit pun merasa ditinggalkan oleh negara.

Putri Megawati Soekarno Putri juga mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan pengungsian yang layak. Jadi, warga merasa aman dan nyaman.

“Kebutuhan warga terdampak harus diprioritaskan. Sediakan dapur umum agar kebutuhan makan pengungsi terjamin,” pingkasnya.

Untuk diketahui, jumlah warga terdampak awan panas guguran dan debu vulkanik sebanyak 5.205 jiwa.

Masyarakat terdampak awan panas guguran terdapat di dua kecamatan, sedangkan masyarakat terdampak debu vulkanik di delapan kecamatan.

Badam Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dari total warga terdampak, sebanyak 1.300 orang sudah berada di pengungsian.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam rilisya, Minggu (5/12/2021).

“Ini bertambah dari rilis yang kami keluarkan tadi siang sejumlah 902. 1.300 orang ini juga merupakan informasi dari Kepala BNPB, dari lokasi terdampak di Kabupaten Lumajang,” kata Abdul.

Sumber Berita / Artikel Asli : Pojoksatu

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 6 = 1