Mazdjo urai sikap bodoh pemuja Habib Bahar: Apapun kasusnya yang salah Jokowi!

398
Habib Bahar

Pegiat media sosial Mazdjo Pray menanggapi kasus ditahannya pendakwah kontroversial Habib Bahar bin Smith. Dia pun mengungkapkan sejumlah pandangan dari para pengikut Habib Bahar yang menilai bahwa apapun masalahnya yang disalahkan tetap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebagaimana diketahui, kata Mazdjo, selama 20 hari ke depan Habib Bahar bakal mendekam di tahanan untuk mempermudah proses penyidikan terkait dugaan kasus penyebaran berita bohong saat ceramah di Bandung, Jawa Barat.

Apapun kasusnya yang salah Jokowi

Presiden Jokowi (BMPI/Setpres)

Terkait penahanan dan statusnya sebagai tersangka, para simpatisan Habib Bahar di media sosial beramai-ramai menghujat pemerintah.

Mazdjo mengatakan dengan penuh sindiran, pendukung Habib Bahar senantiasa menyalahkan Presiden Jokowi apabila tersandung masalah.

“Bahar ditahan sampai 20 hari ke depan untuk mempermudah proses, sontak pemujanya mendengung di sosial media, ya biasalah dengan kalimat-kalimat yang sama tatkala ada yang dari kelompok mereka yang tersandung masalah hukum, pasti yang dimaki tetap Jokowi dong,” kata Mazdjo dalam saluran YouTube 2045 TV, dikutip Hops.id pada Selasa, 4 Januari 2021.

Padahal kinerja Jokowi bagus

Habib Bahar di Karni Ilyas Club

Kemudian Mazdjo juga menyayangkan sikap dari simpatisan Habib Bahar dan sejumlah pihak lainnya yang kerap kali menyalahkan Jokowi setiap kali ada masalah yang menimpa.

Padahal sepengelihatan Mazdjo, Jokowi belakangan ini sudah bekerja dengan baik, salah satu di antaranya yang patut diapresiasi ialah kebijakannya mengatasi pandemi Covid-19 hingga memulihkan perekonomian.

“Jadi apapun kasusnya menurut mereka Jokowi pantas disalahkan, daripada enggak ada yang disenggol. Mohon maaf Pak Jokowi kasihan sekali. Sudah harus mengatasi pandemi, memulihkan ekonomi tapi masih saja jadi korban pereksekusi,” imbuhnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here