Masih Ingat Waktu Jokowi Marah-marah? Ya Itu Kunci Teka-teki Reshuffle Kabinet Jilid II

488
Presiden Jokowi

JAKARTA – Sejatinya tak sulit untuk menerka siapa saja menteri yang bakal kena reshuffle oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setidaknya itulah penilaian pendiri Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia KedaiKOPI, Hendri Satrio, tentang siapa-siapa yang kemungkinan kena reshuffle.

“Ciri-cirinya kan bisa terbaca dari periode pertama,” ungkapnya dalam diskusi “Dua Sisi” di TV One, Kamis (15/4/2021) malam

Pria yang akrab disapa Hensat ini lantas membeberkan ciri kedua yang mendasari kocok ulang kabinet.

Yakni memicu kontroversial publik serta membikin gaduh.

“Dan yang kedua ciri yang paling jelas itu suka ditegur oleh pak Jokowi secara langsung,” ulasnya.

Hensat lalu mencontohkan parameter dan ciri yang biasanya menjadi pertanda bahwa Presiden Joko Widodo akan mereshuffle menteri.

Di antaranya adalah kontroversi impor beras, ketersediaan pupuk dan masalah ketenagakerjaan.

“Lalu ada yang gak ditegur langsung tapi kontroversi karena bilang dipersepsikan money politik dalam pemilihan Ketum Kadin,” ujarnya.

“Itu beberapa kontroversial yang menurut saya pasti dipertimbangkan oleh Jokowi,” jelasnya.

Sinyal dari Istana

Untuk diketahui, wacana reshuffle kabinet jilid II ini mencuat setelah DPR menyetujui peleburan Kemendikbud-Kemenristek.

Selain itu, juga ada pembentukan Kementerian Investasi.

Sementara, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin mengsinyalkan, reshuffle bakal terjadi dalam waktu dekat ini.

Salah satu keyakinan Ngabalin didasari lantaran sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tipikal bekerja cepat dan tak ragu mengambil keputusan.

Ngabalin juga memastikan, bahwa Jokowi sama sekali tidak tergantung dengan siapapun dalam pengambilan sebuah keputusan.

“Jadi, menurut Bang Ali, (reshuffle) ya pekan ini. Keyakinanku, ya pekan ini. Gitu,” ujarnya pada Selasa (13/4) lalu.

Yang tak kalah mengejutkan, Ngabalin menyebut bahwa sangat mungkin reshuffle bisa saja tidak hanya berlaku untuk Kemenristek dan Kemendikbud saja.

Akan tetapi, bisa juga Jokowi mengocok ulang komposisi kementerian lainnya.

Sebab, beber Ngabalin, Jokowi saat ini terus melakukan evaluasi terhadap pembantu-pembantunya di kabinet.

“Jadi, kalau umpama beliau mengambil keputusan di luar dugaan, ya itulah Jokowi,” pungkas Ngabalin.

Sumber Berita / Artikel Asli : (rmol/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...