Masa Iyah sih Tangan Kanan Jokowi kok Direshuffle?

529
Mensesneg Pratikno dan Presiden Jokowi

 JAKARTA – Wacana reshuffle kabinet jilid II menyeret nama sejumlah menteri yang dinilai bakal kena tendang dari Kabinet Indonesia Maju.

Salah satu nama menteri yang disebut-sebut kena reshuffle adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Salah satu alasan yang mengemuka adalah, lantaran mantan Rektor UGM itu dinilai menjadi salah satu menteri dengan kinerja kurang memuaskan.

Akan tetapi, pengamat politik Ujang Komarudin memiliki pandangan lain.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Riview ini justru meyakini posisi Pratikno aman.

“Pratikno tidak akan mungkin direshuffle,” kata Ujang dalam diskusi “Dua Sisi” di TV One, Kamis (15/4/2021) malam.

Ujang menyebut, ada sejumlah alasan yang mendasari keyakinan dirinya bahwa Pratikno tidak akan dimasukkan dalam gerbong reshuffle.

Di antaranya adalah, karena Pratikno adalah tangan kanan Presiden Jokowi.

Semua urusan baik kenegaraan maupun hal lainnya, lebih dulu masuk ke meja Pratikno.

“Dia (Pratikno) itu adalah tangan kanan pak Jokowi. Semua hal dan urusan masuk ke pak Pratikno,” ungkap Ujang.

Yusril atau Jimly

Untuk diketahui, nama Mensesneg Pratikno bakal direshuffle ini kali pertama dicuatkan Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer.

Sebagai gantinya, pria yang akrab disapa Noel ini menyebut nama Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.

Alasannya, rekam jejak, kemampuan dan kapasitas pakar hukum tata negara itu sudah tidak diragukan lagi.

Terlebih, Yusril tercatat juga pernah menjabat sebagai menteri di tiga era presiden berbeda.

Di era Presiden Gus Dur, Yusril tercatat pernah menjabat sebagai Menteri Hukum dan Perundang-undangan.

Ia kembali diamanati jabatan sebagai Menteri Hukum dan HAM di era Presiden Megawati Soekarnoputri.

Sedangkan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Yusril didapuk sebagai Mensesneg, kursi yang kini diduduki Pratikno.

Jika bukan Yusril, Noel menyebut nama cendikiawan muslim Prof Jimly Asshiddiqie.

Sumber Berita / Artikel Asli : (rmol/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...