Mahfud MD: Kritik Itu Penting Bagi Pejabat, Netizen Sebut Percuma Jika Tidak Dilaksanakan

236
Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan di media sosial, tentang pentingnya kritik bagi pejabat.

Menurut Mahfud MD, ada dua alasan kritik penting bagi pejabat.

Namun, Mahfud MD mengingatkan, pengkritik hendaknya siap dikritik balik jika diberi data yang benar.

“Minimal 2 alasan, mengapa kritik itu penting bagi pejabat publik. 1). Agar kita tahu, bahwa kita diawasi oleh orang banyak. 2). Agar kita bisa menjelaskan dengan data jika isi kritik itu salah,” ujar Mahfud MD dalam cuitannya yang dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @mohmahfudmd, Kamis 6 Januari 2021.

“Yang penting, pengkritik harus siap dikritik balik. Jangan menuding yang menjawab kritik sebagai orang antikritik,” tambah Mahfud MD.

Netizen sebagian besar tidak setuju dengan alasan pentingnya kritik bagi pejabat yang dikemukakan Mahfud MD.

Menurut mereka, fakta menunjukkan sebaliknya. Pengkritik sering kali dipenjarakan, hingga orang lain khawatir jika melakukannya.

“Berani kritik pemerintah siap-siap masuk penjara, itulah fakta!” kata @ferry_update.

“Kritik yang dijawab dengan baik, saya rasa tidak mungkin juga dituding anti kritik. Tapi kalau ujuk-ujuk dicari-cari pasal yang bisa menjerat si pengkritik, ya jelas dan pasti dituding anti kritik. Kira-kira begitu pendapat saya, Pak Mahfud,” ucap @s_amaludin.

Sementara itu, netizen lain mempertanyakan, apakah kritik dan saran diterima dan dilaksanakan oleh pemerintah? Karena jika hanya diterima begitu saja, percuma.

“Apakah kritik itu didengar dan dilaksanakan? Percuma dong,” ujar @aprianto_erry.

“Contoh, revisi UU KPK banyak dikritik, pemilihan Firly Bahuri juga banyak dikritik. Tapi pemerintah losss, ” sambung @Aprianto_erry.***

Sumber Berita Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here