Mahfud MD Buka Suara Usai Disebut Temukan Obat Covid-19 Hasil Bertapa 40 Hari

429
Mahfud MD b

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD buka suara terkait temuan obat Covid-19 hasil bertapa yang sempat diberitakan media.

Dia pun menyoroti penggunaan judul yang digunakan oleh salah satu media, yang justru menjadi hoaks.

Sebab, media tersebut memuat judul ‘Sudah Lapor JokowiMahfud MD Dapat Banyak Obat Hasil Bertapa untuk Sembuhkan Covid-19′.

 

Mahfud MD pun dengan tegas menyatakan hal itu sebagai hoaks, karena judul yang dimuat tidak sesuai dengan pernyataannya.

Hal itu disampaikan dalam unggahan di akun media sosial pribadinya pada Sabtu, 31 Juli 2021.

Ini satu contoh dari ribuan hoaks. Saya tak pernah lapor kepada Presiden adanya obat Covid-19 hasil bertapa 40 hari,” kata Mahfud MD, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter @mohmahfudmd, Minggu, 1 Agustus 2021.

 

Melalui unggahannya, dia pun meluruskan judul pemberitaan yang dapat menyebabkan kesalahpahaman tersebut.

Yang benar, ada orang meminta saya untuk diantar menghadap Presiden, karena setelah bertapa 40 hari menemukan obat Covid-19,” tutur Mahfud MD.

Meski mendapat permintaan seperti itu, dia dengan tegas menolak karena klaim temuan obat Covid-19 tersebut tidak bisa dipercaya.

 

Tentu saya tolak, karena hal tersebut pasti tak bisa dipercaya,” ucap Mahfud MD.

Dia juga menuturkan kronologi seseorang yang mengklaim telah menemukan obat Covid-19 setelah bertapa selama 40 hari tersebut.

Yang bersangkutan mengaku setelah bertapa 40 hari, menemukan air kepala dicampur dengan ini itu, dengan doa tertentu bisa sembuhkan Covid-19,” kata Mahfud MD.

Setelah mengungkapkan hasil bertapanya, orang tersebut meminta diantar menghadap Presiden Jokowi, untuk mempresentasikan temuannya.

Dia minta diantar presentasi kepada Presiden, agar temuannya diumumkan dan dipakai oleh negara,” ujar Mahfud MD.

Dia pun kembali menegaskan bahwa permintaan tersebut ditolak, dan meminat orang tersebut langsung mengamalkan temuannya jika memang benar.

Saya tolak, saya bilang ‘kalau benar, langsung amalkan saja untuk rakyat’.” ucap Mahfud MD.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 + = 18