Mahasiswa Bakar Polisi di Cianjur Jadi Tersangka, Ini Identitasnya

365

CIANJUR – Polisi masih terus memeriksa belasan mahasiswa  Cianjur yang diduga membakar empat polisi saat demo di di depan Pendopo Cianjur, Jawa Barat. Hasilnya, satu orang ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasarkan sumber internal Polres Cianjur, hasil penyelidikan sementara, polisi mendapatkan titik terang siapa sosok pelempar bensin yang mengakibatkan empat polisi terbakar, salah satunya mengalami luka bakar sekitar 80 persen.

“Sudah ada (tersangka). Salah satu dari belasan yang diamankan,” ungkap sumber tersebut kepada PojokSatu.id, Kamis (15/8/2019).

Hanya saja, sumber tersebut masih enggan menyebutkan identitas massa aksi mahasiswa yang besar kemungkinan bakal menjadi tersangka itu.

Akan tetapi, dirinya mengisyaratkan bahwa besar kemungkinan bakal ada tersangka lain yang menyusul.

“Yang jelas sekarang masih penyelidikan. Masih ada yang lain. Sekarang dalam pengejaran,” lanjutnya.

Beredar kabar di kalangan wartawan, terduga tersangka tersebut berinisial A, warga Cianjur, yang merupakan alumni sebuah universitas di Bandung.

Untuk diketahui, atas peristiwa ini, Kapolda Jawa Barat Irjen Ruddy Sufahriadi menegaskan pihaknya akan memproses hukum para pelaku sesuai aturan yang berlaku.

“Bakar ban itu kan gak boleh. Makanya mau dimatikan sama anggota,” tegasnya.

Sebelumnya, aksi demo mahasiswa di Pendopo Cianjur berakhir ricuh. Para massa aksi membakar ban dan memblokade jalan.

Saat api hendak dipadamkan, massa aksi melempar bensin hingga menyambar lima anggota polisi. Dua anggota polisi diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan karena hanya mengalami luka bakar ringan.

Sedangkan Bripda Aris Simbolon dan Bripda Yudhi akan dirujuk ke masing-masing ke Ramah Sakit Hasan Sadikin Bandung dan Rumah Sakit Sartika Asih Bandung karena mengalami luka bakar 30 persen lebih.

Sementara Aiptu Erwin Yudha, sudah lebih dulu dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta sore tadi. Erwin menderita luka bakar mencapai 80 persen.

(ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here