Lurah Tempat Mobil Isyana PSI Hantam Sumur Resapan: Itu Jalan Buntu, Kayaknya Dia Ngebut Juga

331

Lurah Lebak Bulus, Jainudin mengatakan ada plang penanda di lokasi sumur resapan di Bona Indah yang ambles saat dilintasi mobil.

Mobil itu diketahui merupakan milik Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka.

Jainudin menjelaskan, sebelumnya, di lokasi tersebut dilakukan pengerjaan sumur resapan modular sejak sebulan belakangan.

Dia juga menegaskan jalan tersebut merupakan jalan buntu.

“Sudah finishing ceritanya, diaspal dan dicor. Biar kelihatan rapi. Kebetulan dicor ini kan cor baru, aspal juga baru. Mestinya cor-an ini, itu bisa dilewati mobil setelah 14 hari, baru bisa,” kata Jainudin saat dihubungi, Kamis (9/12).

Ia mengatakan kemudian dipasang plang penanda agar jalan tersebut tidak bisa dilewati.

Namun menurutnya, plang itu kemudian dicopot oleh warga.

“Sebetulnya di situ dipasang, jadi jangan dilewati mobil. Tapi dicopot sama warga. Itu kan baru satu hari, itu lah yang bisa jebol di tempat itu. Jebol itu. Jadi cor-an itu jebol,” katanya.

Ia juga menjelaskan sebelum ambles, di lokasi itu juga ada mobil yang berulang kali lewat.

Padahal, kata dia, jalan tersebut adalah jalan buntu.

Namun ia mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah mobil yang berulang kali lewat merupakan warga sekitar.

“Itu jalannya sepi, buntu dan emang di situ udah diaspal rapi. Saya juga enggak taulah motifnya gimana, apa memang dingebut-ngebutin atau apa , pas di lubang itu,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyatakan lokasi tersebut kini sudah dipasang pelat besi sambil menunggu untuk dicor kembali.

“Jadi sekarang ini karena itu jebol dipasang lah pelat. Tujuannya dia mungkin akan dicor kembali, tapi dengan catatan nunggu waktu kali. Sekarang sudah dikasih pelat sudah bisa dilewati mobil,” katanya.

Mobil milik Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka sebelumnya terperosok di sumur resapan di kawasan Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/12).

“Iya betul (terperosok di sumur resapan),” kata Isyana saat dihubungi, Kamis (9/12).

Isyana mengatakan pada saat kejadian, mobilnya sedang dibawa oleh sopir untuk membeli makan.

Ia menyebut, saat melintas di kawasan tersebut dengan kecepatan rendah namun tiba-tiba kejeblos di proyek sumur resapan.

“Saya tidak ikut saat kejadian. Mobil sedang digunakan driver saya yang hendak membeli makan siang. Menurutnya, setelah membeli makan siang, dia melintas dengan kecepatan rendah, tiba-tiba roda kanan belakang mobil “kejeblos” proyek lubang peresapan air yang sudah selesai dikerjakan,” katanya.

“Saat itu juga belum ada garis batas di sekitar lokasi. Lalu driver saya meminta tolong beberapa orang sekitar untuk membantu mengangkat mobil,” imbuhnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : CNN Indonesia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + 1 =