Luhut: RI Jadi Global Player Mobil Listrik 5 Tahun Lagi!

452

Jakarta – Pemerintah tengah gencar melakukan hilirisasi nikel untuk menghasilkan baterai lithium yang dapat digunakan untuk mobil listrik.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan menuturkan, pemerintah tengah menyusun peta jalan agar Indonesia bisa menjadi pemain global (global player) dalam industri mobil listrik.

“Ini sedang disusun ya (peta jalannya), dan saya berharap kalau bisa dalam lima tahun ini kita sudah jadi global player dan itu tidak ada masalah,” ujar Luhut dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, pekan lalu.

Ia menuturkan, dalam hal baterai lithium, saat ini sudah mulai ada investasi ke pembuatan katoda.

“Sudah ada yang taruh US$ 1 miliar, sampai US$ 3-4 miliar juga. VW juga sudah kerja sama, mau masuk dengan catatan ada jaminan supply low grade nikel. LG juga demikian, kemudian juga Panasonic, Tesla juga gitu. Mobil listrik sekarang Hyundai juga sudah (masuk), nah selain Hyundai siapa saja silahkan,” jelas Luhut.

Adapun, Luhut juga menegaskan, pemberian izin impor untuk komponen mobil listrik sifatnya hanya sementara dan tidak berkesinambungan. Hanya untuk proses pembangunannya saja.

“Jadi, itu hanya terjadi selama proses pembangunan dengan kuota yang jelas dan kontrol jelas, itu saja. Kita kan tidak bodoh-bodoh amat. Tidak maulah kita, di era keterbukaan ini, sekali kita buat policy yang salah, anak cucu kita nanti yang akan disumpahserapahi,” imbuhnya.

“Jadi, kalau kita ganti dengan mobil listrik, transportasi publik, sepeda motor, akan dikasih insentif yang motor listrik. Ini dampaknya itu panjang, maka jangan hanya lihat kantong kamu sesaat saja ‘duh rugi nih’, tapi kamu lupa policy ini punya dampak luas,” pungkas Luhut., CNBC Indonesia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 19 = 28