Kirim Surat ke MA, Rizieq Shihab Minta Pembatalan Penahanan 30 Hari

233
Habib Rizieq Shihab.

Eks pentolan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab melalui kuasa hukumnya Azis Yanuar mengirimkan surat kepada Mahkamah Agung (MA) dengan tujuan meminta pembatalan penambahan masa tahanan 30 hari.

Diketahui sebelumnya, penetapan penambahan masa tahanan selama 30 hari tersebut tercantum pada surat penetapan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor: 1831/Pen.Pid/2021/PT.DKI.

“Kita ke sini untuk menyerahkan surat pembatalan penetapan penahanan,” ujar Azis di Mahkamah Agung, Kamis, 19 Agustus 2021, dikutip terkini.id, dari CNN Indonesia.

 

“Permohonan pembatalan atas surat penetapan penahanan (Pengadilan Tinggi DKI Jakarta) kepada Ketua Mahkamah Agung RI dan Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta,” sambungnya.

Menurut Azis, penetapan yang dilakukan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta adalah bentuk kesewenangan dalam penegakan hukum.

Cacat Prosedur dan Administrasi

Azis menilai bahwa penetapan tersebut jauh dari prinsip dan nilai-nilai keadilan, serta cacat akan prosedur dan administrasi.

Adapun pelanggaran prosedur yang dimaksid terdapat pada Pasal 27 ayat (1) KUHAP.

Aturan tersebut, menurutnya, menyatakan yang berwenang dalam mengeluarkan surat penahanan adalah Hakim Pengadilan Tinggi yang mengadili perkara.

 

“Bukan sebaliknya dikeluarkan oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi,” ujar Azis.

Ia pun mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat permohonan perlindungan hukum kepada beberapa lembaga negara perihal penahanan Rizieq.

Azis menegaskan, apabila segala upaya yang telah ia lakukan tidak berbuah keadilan, maka pihaknya akan menuntut di akhirat kelak.

“Jika upaya-upaya tersebut di atas tidak jua menghasilkan keadilan yang kami dambakan selama ini, maka kami akan menuntuk di akhirat kelak,” tegasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here