Kementerian BUMN Masih Bungkam soal Eks Koruptor Jadi Komisaris, Denny Siregar: Pada Kejepit Ya?

361
Emir Moeis, mantan koruptor yang diangkat jadi komisaris BUMN. /

Pegiat media sosial, Denny Siregar bertanya-tanya mengapa Kementerian BUMN masih bungkam soal pengangkatan eks narapidana korupsi, Emir Moeis menjadi Komisaris.

Denny mengaku heran sebab menurutnya, Kementerian BUMN biasanya selalu menjawab apabila ada persoalan terkait lembaga itu.

“Apa emang pada kejepit ya?” katanya melalui akun Twitter Dennysiregar7 pada Rabu, 11 Agustus 2021.

 

Sebelumnya, beberapa pihak memamg ramai mengkritik soal Emir Moeis yang menjadi komisaris di PT Pupuk Iskandar Muda, anak usaha PT Pupuk Indonesia.

Salah satunya, yakni Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung yang meminta Menteri BUMN, Erick Thohir untuk bertanggung jawab atas hal ini.

 

Terlebih, kata Martin, penunjukan tersebut telah menjadi sorotan dan pembahasan di berbagai lini massa.

Namun, Martin sendiri tidak mempermasalahkan status Emir sebagai mantan koruptor.

Hal itu karena, menurut Martin, Emir Moeis telah menjalani hukuman yamg dijatuhkan kepadanya.

 

Kendati demikian, Martin meminta Erick bertanggung jawab mengenai keputusannya terkait kinerja PT Pupuk Iskandar.

“Kementerian BUMN sebagai pemegang saham yang nanti harus mempertanggungjawabkan, apakah hal tersebut terbukti mampu meningkatkan kinerja perusahaan atau tidak,” ujar Martin pada Senin, 9 Agustus 2021, dilansir dari Gastra.

Menurut Martin, penunjukkan seseorang menjadi pejabat di perusahaan pelat merah maupun anak usahanya, memang merupakan domain menteri BUMN. Namun, Komisi VI juga akan terus mengawasi tugas-tugas BUMN.

“Kita serahkan saja pada mekanisme yang berlaku. Suara publik sah-sah saja,” ungkapnya.

Politisi Fraksi Partai Nasional Demokrat ini pun berharap seluruh pihak bisa tenang menyikapi penunjukan Emir tersebut.

Ia juga meminta masyarakat senantiasa membantu DPR untuk mengawasi apabila ada hal-hal yang menyimpang dalam tugas BUMN.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here