Kemensos bantah dugaan rasisme Mensos Risma, ‘Bu Risma itu Mamanya Papua’

349
Menteri Sosial Tri Risamaharini.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat membantah dugaan rasisme yang dituduhkan kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menegur aparatur sipil negara (ASN) di Bandung. Ia menyebut Risma tidak ada niatan rasis terhadap warga Papua. Menurutnya, Risma justru sayang dengan Papua.

“Tadi pagi kami dialog dengan ibu menteri dan tadi ibu bilang itu enggak berpikir begitu (rasis-red). Ibu itu sangat sayang dengan Papua,” ujar Harry dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (14/7/2021).

Harry mengatakan ini bukti bahwa Risma sayang terhadap Papua itu bisa dilihat dari rekam jejaknya. Bahkan, kata Harry, Risma dianggap oleh warga setempat sebagai mama Papua.

“Silakan tanya ke tokoh-tokoh Papua bagaimana seorang Bu Risma itu sudah menjadi mamanya Papua gitu loh,” jelas Harry.

Dia pun lantas membeberkan rekam jejak yang dimaksud. Harry mengatakan saat Risma menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, Risma turun tangan saat terjadi bencana di Papua. Risma membantu dari awal tanggap darurat sampai pascadarurat. Saat itu, kata Harry, Risma membantu akomodasi makanan, fasilitas dan semacamnya.

Kebersamaan Mensos Tri Rismaharini dengan warga Papua di Surabaya saat Risma masih menjabat sebagai Walikota Surabaya. Foto: Jawapos

Selain itu, lanjutnya, Risma juga telah membentuk koperasi di Papua. “Dulu sebagai wali kota dia suka cerita bagaimana membantu Papua selama di Surabaya. Apalagi sekarang di Kemensos. Banyak sekali masalah kemanusiaan di Papua itu dan ibu terpanggil,” tutur Risma.

Dugaan Risma bersikap rasisme terhadap Papua dimulai ketika dirinya menegur ASN di Balai Wyata Guna, Kota Bandung, Jawa Barat pada Selasa (13/7/2021). Saat itu, Risma mengancam akan memindahkan ASN yang malas ke Papua. Ancaman Risma memindahkan ASN yang malas ke Papua menuai kritik. Risma dianggap bersikap rasisme terhadap Papua.

Fadli Zon minta ancaman dicabut

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meminta Risma mencabut pernyataan mengancam akan memindahkan ASN di Balai Wyata Guna, Kota Bandung, Jawa Barat ke Papua. “Sebaiknya cabut saja pernyataan sensitif seperti ini,” kata Fadli Zon lewat akun Twitter miliknya, @fadlizon.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here