‘Kejeniusan’ Presiden Jokowi Dipertanyakan, Rocky Gerung Ungkap Hasil Penelitian Bill Liddle

3762
Jokowi

Beberapa waktu lalu, publik dibuat penasaran dengan pernyataan profesor asal Singapura, Kishore Mahbubani yang menyebut Presiden Jokowi memiliki kejeniusan dalam bidang ekonomi.

Pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung mengungkapkan hasil penelitian Bill Liddle yang mempertanyakan kejeniusan Presiden Jokowi.

Rocky Gerung mengaku tak sependapat dengan Kishore Mahbubani karena hasil penelitian Bill Liddle terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dinilai jauh lebih objektif.

Rocky Gerung mengaku mengenal baik sosok Bill Liddle bahkan pernah makan bersama di rumahnnya yang berada di Columbus, Ohio, Amerika Serikat.

Menurut Rocky GerungBill Liddle merupakan sosok yang sederhana namun memiliki perhatian yang sangat luar biasa terhadap Indonesia.

“Ya itu Pak Liddle saya kenal, saya pernah makan di rumahnya di Columbus, Ohio mungkin 20-30 tahun lalu ketika saya masih muda ikut seminar-seminar di Amerika. Dia orang sederhana, tapi dia punya perhatian yang luar biasa pada Indonesia,” kata Rocky Gerung sebagaimana dikutip Kabar Besuki dari kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Kamis, 14 Oktober 2021.

Rocky Gerung menyebut Bill Liddle sangat memahami politik di sejumlah daerah Indonesia dan dikenal sebagai Indonesianis yang bermutu, meski sempat menuai kontroversi karena pernyataannya yang pernah mengaitkan politik rezim Soeharto dengan kebudayaan Jawa.

“Dia paham karena dia research soal politik daerah, Sumatera, dan dia terkenal sebagai Indonesianis yang bermutu, walaupun dulu ada pertentangan karena Bill Liddle selalu melihat Indonesia dari perspektif kebudayaan, bukan dari perspektif politik ekonomi seperti Ben Anderson misalnya,” ujarnya.

Rocky Gerung mengatakan, Bill Liddle sesungguhnya sangat memahami aspek kultural dalam politik Indonesia sehingga dia bisa menjelaskan watak politik pada masa Orde Baru yang sesungguhnya.

“Tetapi Pak Liddle paham dengan apa yang disebut aspek kultural di dalam politik Indonesia. Karena dia lama mengamati, dia bisa terangkan apa sebetulnya watak politik Orde Baru dalam versi pendekatan kulturalisme,” katanya.

Rocky Gerung juga mengungkapkan, Bill Liddle menilai gaya pemerintahan Presiden Jokowi saat ini tak jauh berbeda dengan Orde Baru meski tak banyak diketahui orang.

Pasalnya, Presiden Jokowi dinilai menyembunyikan arogansi politik yang dilakukannya dengan berbagai jargon yang seolah berbudaya dan merakyat seperti nawacita dan revolusi mental.

“Sekarang lihat juga Pak Jokowi sebagai semacam pseudo-Orde Baru tuh, menyembunyikan kekasaran politik dengan jargon-jargon yang seolah-olah berbudaya tuh seperti nawacita, revolusi mental, suatu pendekatan yang seolah-olah mentereng,” ujar dia.

Rocky Gerung menyebut, apa yang diungkapkan oleh Bill Liddle terkait pemerintahan Presiden Jokowi tak dipahami oleh Kishore Mahbubani.

Dia juga menyebut Kishore Mahbubani sedang mencari perhatian terhadap kekuasaan, terlebih dia merupakan sosok pengajar sekaligus anggota Dewan Penasihat Golkar.

“Nah itu yang tidak dipahami profesor satu ini (Kishore Mahbubani), karena dia memang berusaha untuk nyari muka pada kekuasaan kan? Sekarang orang bertanya ‘Jenius kah Presiden Jokowi ketika dia memikirkan demokrasi?’,” tuturnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here