Kata Dudung: Operasi KKB Papua Itu Ranah Panglima TNI, Tugas KSAD Pembinaan

718

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menegaskan siap mendukung program pemerintah untuk pengamanan Papua. Jenderal Dudung berujar untuk operasi di Papua dan memerangi KKB, itu ada dalam kendali Panglima TNI.

Dia sebagai KASAD tugas titik beratnya adalah pembinaan teritorial Papua.

Jenderal Dudung menyampaikan hal itu usai bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD. Jenderal Dudung didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono dan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa saat bertemu dengan Mahfud MD, pada Selasa kemarin.

Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyatakan siap mendukung program pemerintah yang telah dicananangkan oleh Presiden dengan menyiapkan personil-personil yang akan melaksanakan tugas operasi. Dudung menjelaskan, KSAD menitikberatkan tugas dalam pembinaan, sementara operasional berada di dalam ranah Panglima TNI.

“Kami sudah mendapat arahan dari Pak Menko, kami akan mendukung program pemerintah yang sudah dicanangkan oleh Presiden. Ini ditindaklanjuti oleh Panglima TNI bahwa di Papua pendekatannya adalah pendekatan kemanusiaan, yaitu melakukan operasi teritorial yang di dalamnya adalah pembinaan-pembinaan kepada masyarakat,” kata Jenderal Dudung mendukung program pemerintah soal Papua tersebut.

Papua saudara kita bukan KKB

Mahfud MD menegaskan pemerintah terus melakukan dialog dan mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Papua melalui pendekatan kesejahteraan, yang mana sumber daya pemerintah akan difokuskan membangun kesejahteraan masyarakat Papua.

Hal tersebut dilakukan sesuai amanat INPRES No.9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dan undang undang No. 2 tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua.

Selain melakukan pendekatan kesejahteraan, Menko Polhukam menjelaskan pemerintah terus mengutamakan dialog dalam rangka membangun Papua. Ia kembali menegaskan Papua adalah bagian dari NKRI sama seperti wilayah di Indonesia lainnya.

Mantan Menteri Pertahanan era Presiden Gusdur ini menambahkan, saat ini aparat telah mengidentifikasi wilayah yang belum kondusif di Papua, dimana masih ditemukan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB.

“Kita sudah mapping daerah yang agak panas. Yang agak panas kan daerah tertentu saja dan orangnya itu itu saja, jangan terlalu banyak buang energi ke situ, oleh sebab itu kita membina Papua sebagai saudara kita. Papua itu saudara kita, bukan KKB. Papua itu saudara kita sama dengan Jawa, Sumatera, Bugis, Aceh. Papua kita perlakukan sama sebagai bagian dari NKRI,” tegas Mahfud MD.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here