Kasus Smackdown Tangerang Belum Pudar, Viral Polantas Pukuli Warga di Pinggir Jalan Gegara Langgar Lalu Lintas

530

Belum surut kasus ‘smackdown’ di Polresta Tangerang, kali ini viral video polisi lalu lintas (Polantas) tengah memukuli seseorang di pinggir jalan, Kamis, 14 Oktober 2021.

Peristiwa itu terjadi di sebuah jalan di Deli SerdangSumatera Utara.

Dalam video yang beredar tampak seorang pria yang sedang dipukuli oleh oknum polisi. Sementara sang korban tampak terbaring di tanah setelah mendapat pukulan dari oknum tersebut.

Sebenarnya korban sempat melakukan perlawanan, namun kembali dipukul oleh oknum Polantas itu hingga terbaring di tanah.

Beruntung datang aprat kepolisian lain untuk melerai keributan tersebut.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi membenarkan mengenai adanya peristiwa tersebut. Bahkan ia langsung meminta maaf atas terjadinya peristiwa itu.

“Atas nama pimpinan Polda Sumatera Utara, bapak Kapolda, Kapolresta Deli Serdang mengucapkan permohonan maaf,” kata Yemi kepada wartawan.

Yemi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (13 Oktober) sekitar pukul 11.00 WIB. Keributan terjadi berawal dari pria yang diketahui bernama Andi Gultom itu melanggar lalu lintas.

“Personel Satlantas Polresta sedang berada di simpang Cemara dalam menjalankan tugas. Terjadi perselisihan paham dengan salah satu pengendara yang menyebabkan personel kita melakukan pemukulan kepada saudara Andi Gultom oleh Aipda Gonzalves,” tutur Yemi.

Kakapolresta mengatakan ada sejumlah luka yang dialami Andi setelah peristiwa itu. Yemi mengatakan pihaknya menjamin biaya pengobatan kepada Andi.

“Kami bertanggungjawab untuk penyembuhan saudara Andi Gultom,” jelas Yemi.

Seorang mahasiswa pingsan setelah mendapatkan bantingan ala smackdown dari aparat kepolisian yang melakukan pengamanan aksi demo di depan Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa pada Rabu, 13 Oktober 2021.

 

Demo tersebut bertepatan dengan peringatan HUT Kabupaten Tangerang ke-389.

Dalam aksi demo, mahasiswa menyampaikan aspirasi dan tuntutan atas persoalan yang ada di Kabupaten Tangerang.

Video demo, termasuk smackdown yang dilakukan aparat kepada salah satu mahasiswa juga telah viral di media sosial.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menyebut mahasiswa korban smackdown aparat tersebut masih bisa berjalan.

“Saya hanya memberikan info bahwa yang bersangkutan masih bisa jalan,” ujar Wahyu pada wartawan Rabu, 13 Oktober 2021.

Dia juga menyebut yang bersangkutan sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan secara medis.

“Yang bersangkutan akan kita bawa ke RS untuk dilakukan pemeriksaan medis,” jelasnya.

Dalam keterangan berbeda, Wahyu menyampaikan bakal menindak tegas anggotanya yang melakukan bantingan ala smackdown.

“Dalam apel pengamanan pasukan sudah jelas dan tegas tidak ada kekerasan, kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas,” ucap Wahyu.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here