Kasus Satelit Kemhan, Gus Umar Tak Percaya Ryamizard Korupsi

327
Tokoh NU, Umar Hasibuan atau Gus Umar. /Instagram Umar Hasibuan

Menko Polhukam Mahfud MD mendapat langsung perintah Presiden mengusut kasus satelit Kemhan pada tahun 2015 yang diduga merugikan negara Rp1 triliun.

“Hari Rabu kemarin, saya melaporkan kepada Bapak Presiden dan Presiden Jokowi memerintahkan saya untuk meneruskan dan menuntaskan kasus ini,” ujar Mahfud MD dalam keterangannya, Jumat (14/1/2022).

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Syadad Hasibuan atau Gus Umar mengaku tak percaya jika proyek satelit Kementerian Pertahanan telah merugikan negara hingga hampir Rp 1 Triliun.

Proyek satelit militer itu dibuat tahun 2015. Saat itu, Ryamizard Ryacudu menjabat sebagai menteri pertahanan.

Ia pun juga mengaku jika Ryamizard melakukan tindak pidana korupsi pada kasus tersebut.

“Saya kok gak percaya kalau pak Ryamizard korupsi. Dia menantu pak Tri dan gak mungkin neko-neko,” ucapnyua dilansir fajar.co.id dari laman twitter pribadinya, Jumat (14/1/2022).

Sebelumnya, Mahfud MD menjelaskan, pemerintah memang sudah beberapa kali membahas kasus satelit Kemhan tersebut dalam rapat.

Termasuk, mendiskusikan bersama Menteri Pertahanan, Menkominfo, Menteri Keuangan, Panglima TNI, dan Jaksa Agung.

Mahfud menyatakan bahwa kasus itu telah membuat negara mengalami kerugian hampir Rp1 triliun.

Kerugian itu berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan Satelit untuk Slot Orbit 123 derajat Bujur Timur yang terjadi sejak 2015. (zaki/fajar)

Sumber Berita / Artikel Asli : Radarpapua

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here