Kasus ‘Allahmu Lemah’, Ferdinand Hutahaean Klaim Mualaf Sejak 2017

378

Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean mengaku sebagai seorang muslim dan telah memeluk agama Islam atau menjadi mualaf sejak 2017 lalu.

“Saya ini seorang muslim. Mualaf saya sejak 2017,” kata Ferdinand kepada CNNIndonesia.com, Jumat (7/1)

Meski demikian, Ferdinand mengaku enggan untuk mendeklarasikan diri telah memeluk agama Islam kala itu. Ia memegang prinsip beragama untuk diri sendiri.

“Saya tak perlu mendeklarasikan diri apakah saya ateis apa saya Islam atau saya beragama atau tidak. Saya beragama untuk diri saya sendiri,” kata dia.

Selain itu, Ferdinand mengklaim cuitan kontroversialnya di media sosial yang ramai diperbincangkan saat ini dibuat ketika dalam kondisi lemah saat menghadapi penyakit yang ia derita selama setahun belakangan.

Ferdinand dalam akun Twitternya @FerdinandHaean3, sempat mencuitkan “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela”. Namun, cuitan itu kini telah dihapus di sosial media Twitternya.

“Saya ada penyakit menahun yang saya jalani. Ketika cuitan itu saya lakukan adalah karena penyakit itu,” kata Ferdinand.

Meski demikian, Ferdinand tak menyebut sakit apa yang tengah menderanya saat ini. Ia menyebut cuitannya itu tak berniat untuk menyinggung agama dan kelompok manapun.

“Terutama terkait identitas seorang Ferdinand. Mereka berfikir Ferdinand itu batak, Kristen yang serang Islam. Itu diasumsikan mereka. Meski di cuitan saya tidak sedang menyinggung agama apapun. Tapi bicara Tuhan saya,” kata bekas politikus Demokrat itu.

Belakangan ini banyak pihak mengkritik keras cuitan Ferdinand. Bahkan, ada pihak yang telah melaporkan Ferdinand ke pihak kepolisian. Kini, Badan Reserse Kriminal Polri telah meningkatkan status penanganan perkara atas cuitan Ferdinand itu menjadi tahap penyidikan.

Sumber Berita / Artikel Asli :.cnnindonesia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here