Kapolda Metro Sebut 265 Mahasiswa dan 39 Polisi Jadi Korban Luka Demo

479

Jakarta – Polda Metro Jaya mencatat ada ratusan orang korban luka dari kelompok mahasiswa terkait aksi demo di DPR yang berakhir ricuh. Beberapa di antaranya sudah pulang dan sebagian masih dirawat inap di rumah sakit.

“Sehingga kita sudah mendatakan ada sebanyak 254 yang dirawat jalan di beberapa rumah sakit dan 11 orang dirawat inap,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Subroto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Kapolda tidak menyampaikan luka apa saja yang diderita para mahasiswa itu. Namun beberapa di antaranya terkena gas air mata.

“Ada mahasiswa yang kena gas air mata, kemudian karena dorong-dorongan, mereka lari dan lain-lain. Kami masih dalami sebabnya apa,” jelas Gatot.

Irjen Gatot juga menurunkan tim ke rumah sakit untuk mendatakan para korban tersebut.

“Nanti juga Pak Kabid Dokkes mau ke RS di mana adik-adik dirawat,” imbuhnya.

Selain dari mahasiswa, polisi menjadi korban dalam peristiwa itu. Irjen Gatot mengatakan ada puluhan polisi yang terluka dalam aksi yang berbuntut kericuhan tersebut.

“Dari hal-hal tersebut ada kerugian korban petugas polisi 39 yang alami mereka ada yang terkena lemparan batu, ada yang tangannya patah dan lain-lain, sekarang dirawat inap,” kata Gatot.

Seperti diketahui, demo di depan DPR pada Selasa (24/9) berakhir ricuh. Massa dan aparat polisi terlibat bentrok, sehingga polisi mengeluarkan tembakan gas air mata.

Massa juga merusak sejumlah fasilitas umum. Massa juga sempat masuk ke dalam tol hingga menutup akses pengendara. detik

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

43 + = 51