Juru Parkir Tewas Dikeroyok, Ternyata Cuma Korban Salah Sasaran: Dilempar Batako, Diparangi, hingga Ditusuk Badik

673

Sebuah aksi keji terjadi kepada seorang juru parkir yang berakhir tewas usai dikeroyok. Mirisnya, ia ternyata cuma korban salah sasaran.

Tak tanggung-tanggung, sang korban dilempari batako, diparangi, hingga bahkan tubuhnya ditusuk badik dengan sadis.

Untuk itu, polisi kini telah mengamankan 10 terduga pengeroyok terhadap juru parkir di Jalan Waduk Tunggu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut.

Usut punya usut, para pelaku yang berjumlah 10 orang itu ternyata salah sasaran terhadap korban ketika mengincar sosok lain.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman, mengatakan bahwa saat ini para pelakunya yang rata-rata berusia remaja, sekitar 16, 17, dan 18 tahun sudah diamankan.

“Dari 10 orang, kurang lebih empat orang adalah pelajar, yang lain pengangguran atau putus sekolah,” ungkap Kompol Jamal di Mapolrestabes Makassar Kamis kemarin, dikutip terkini.id dari iNews pada Jumat, 30 Juli 2021.

Ia mengatakan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah petugas gabungan melakukan olah TKP dan mendalami CCTV serta memeriksa keterangan saksi.

Hasil pemeriksaan sementara, kasus ini dipicu aksi balas dendam dan selisih paham antarkelompok pemuda.

Namun, juru parkir yang tewas ini ternyata hanya korban salah sasaran. Sebab, ia sama sekali tidak ikut dalam penyerangan terhadap kelompok pemuda yang bersangkutan.

“Korban tidak ikut serta di sana. Korban ini hanya duduk di atas motor, hanya melihat kejadian yang pertama. Untuk salah sasaran, kami sedang dalami juga.”

Korban SL tewas dengan luka tikaman di ulu hati, perut, tangan, dan luka lebam di wajah serta beberapa luka lainnya.

Para pelaku yang masih berusia remeja membawa senjata tajam dan memukuli korban dengan batako.

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu M Afhi Abrianto, menambahkan bahwa pihaknya masih memburu satu orang pelaku yang diduga melempari korban dengan batu hingga tersungkur ke aspal.

“Masih dalam pengejaran. Sudah ditetapkan sebagai DPO,” ujar Iptu Afhi.

Ia lantas merincikan peran MF, yaitu memarangi korban di pipi dan lengan sebanyak satu kali.

Lalu WD menusuk korban dengan badik di bagian perut, selebihnya memukul dengan kepalan tangan.

“Lelaki MM ini yang lempar batako ke wajah korban, bersama NP dan AA,” tandasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here