Jokowi Unggah Video Soal Lombok, Ilustrasi Mandalika Diprotes Netizen: Itu Sirkuit Portimao Portugal kan?

551
Jokowi

Unggahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di media sosial Twitter menjadi sorotan publik.

Dalam unggahan yang berbentuk video itu, Presiden Jokowi memamerkan keunggulan wisata yang ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Video itu memperlihatkan beberapa tujuan yang bisa dijadikan wisata di Lombok seperti sirkuit Mandalika, pantai Tangsi, Gunung Rinjani, Gili Trawangan, air terjun Sendang Gile, Bukit Merese, dan Desa Adat Sade.

Presiden Jokowi dalam cuitannya pada Sabtu, 15 Januari 2022 itu menyebutkan bahwa di Lombok selain terdapat Sirkuit Mandalika, ada banyak keindahan alam yang mampu semua orang terpesona.

“Lombok bukan hanya Mandalika, lokasi sirkuit balap kelas dunia. Siapa pun yang berkunjung ke Lombok, NTB, akan terpesona oleh bentang alamnya, dari laut sampai gunung,” cuit Presiden Jokowi yang dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @jokowi pada Minggu, 16 Januari 2022.

“Pantai Tangsi, Gili Trawangan, Gunung Rinjani, Sendang Gile, Bukit Merese, desa-desa adat, dan sebagainya,” sambungnya.

Akan tetapi, ilustrasi Sirkuit Mandalika yang ditampilkan pada awal video itu dinilai keliru oleh netizen.

Netizen yang berkomentar di unggahan Presiden Jokowi itu mengatakan ilustrasi yang diklaim sebagai Sirkuit Mandalika adalah Sirkuit Internasional Algarve alias Sirkuit Portimao

“Pak salah ilustrasi sirkuit pak itu bkn mandalika,” kata akun @isanisasi.

“Diss…! Team kreator gak salah ini…? Itu ilustrasi sirkuit Portimao Portugal kan?,” ungkap akun @Tjeloup1.

“Ilustrasi sirkuitnya kok mirip Portimao, ketimbang Mandalika,” ujar akun @kangf4j4r.

“Kacau yg ngedit, asal caplok gambar
Sekelas akun presiden ini loh?why?,” tutur akun @PutraSangDajjal.

“Kok bisa ilustrasi treknya pake ilustrasi trek Portimao di Portugal,” tulis akun @wsnprstyo.

“Maaf banget pak, momotorannha jauh bgt sampe ke sirkuit Portimao Portugal,” ujar akun @whoistimi.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here