Jokowi terlibat proyek Formula E Jakarta, Bamsoet: Salahnya di mana?

217
Anies Baswedan dan Jokowi. Foto: Antara

Baru-baru ini, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet memastikan, Presiden Jokowi terlibat secara tak langsung di proyek Formula E Jakarta. Bahkan, pemilihan sirkuit nantinya akan ditentukan oleh pemimpin negara tersebut.

Pernyataan itu lantas menuai respons dari berbagai pihak, baik tokoh nasional maupun masyarakat umum. Sebab, menurut sebagian mereka, Presiden Jokowi semestinya tak usah terlibat dalam proyek balap mobil tersebut.

Menanggapi respons itu, Bamsoet memastikan, keterlibatan Jokowi di Formula E Jakarta merupakan permintaan langsung dari Co-founder Formula E Operations (FEO), Arberto Longo. Menurutnya, Longo sangat menghormati Jokowi, sehingga dia meminta orang nomor satu di Indonesia tersebut untuk menentukan lokasi dibangunnya sirkuit.

“Alberto Longo sebagai Co-Founder dan Chief Championship Formula E Operations (FEO) berharap dapat bertemu Presiden Jokowi atas permohonan Gubernur Anies Baswedan. Dia meminta arahan terkait lokasi mana yang paling tepat untuk sirkuit Formula E,” ujar Bamsoet kepada awak media, dikutip Hops, Jumat 26 November 2021.

Lebih jauh, Bamsoet menegaskan, Formula E merupakan kompetisi berskala global. Sehingga, keterlibatan Jokowi pada pagelaran tersebut sejatinya sudah benar, alias tak salah.

“Mengingat ini adalah event internasional, salahnya di mana? Justru saya menilai hal itu merupakan bentuk penghormatan Alberto kepada Bapak Presiden sebagaimana dia melakukannya di beberapa negara,” tuturnya.

Bamsoet ingin Formula E berjalan lancar

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) tersebut menegaskan, bahwa pihaknya berkepentingan menjaga kepercayaan organisasi otomotif dunia atas berbagai agenda balap internasional yang sudah ditetapkan di Indonesia dapat berjalan dengan baik.

“Masalah hukum bukan urusan kami. Silakan para penegak hukum memprosesnya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melihat pergelaran Formula E, di Brooklyn, New York, AS. Foto: Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melihat pergelaran Formula E, di Brooklyn, New York, AS. Foto: Antara

Saat ini, kata Bamsoet, ada lima kandidat yang akan dipilih sebagai lokasi pembangunan sirkuit Formula E di Jakarta, yakni di Sudirman, Pantai Indah Kapuk (PIK), JIEXPO Kemayoran, Jakarta International Stadium (JIS), dan kawasan Pantai Ancol.

“Karenanya membutuhkan keahlian khusus yang kompleks. IMI sangat berperan disana, memastikan lokasi sirkuit yang dipilih akan dikembangkan lebih lanjut agar sesuai dengan standar FEO dan juga standar Fédération Internationale de l’Automobile/FIA,” kata dia.

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here