Jokowi Pilih ‘Kabur’ ke Kalimantan Saat BEM SI Gelar Aksi Demo, Rocky Gerung: Presiden Tak Berakhlak

792
Rocky Gerung

Pengamat Politik Rocky Gerung memberikan kritik tajamnya terkait sikap Presiden Joko Widodo yang lebih memilih melakukan kunjungan kerja (kunker) dibanding menemui aksi demo BEM SI yang digelar 21 Oktober 2021 kemarin untuk memperingati 2 tahun kepemimpinan Jokowi.

Saat para mahasiswa beramai-ramai menggeruduk Istana Negara, Presiden Jokowi justru ‘kabur’ ke Kalimantan Selatan untuk melakukan kunjungan kerja.

Dalam kunjungan kerjanya itu, Presiden Jokowi meresmikan pabrik biodiesel Jhonlin Group milik Haji Isam yang belakangan ini namanya dikait-kaitkan dengan kasus suap pajak.

 

Menanggapi hal tersebut, Rocky Gerung menilai bahwa Presiden Jokowi justru tidak memiliki akhlak.

Hal ini karena, Presiden Jokowi justru lebih memilih untuk melakukan kunjungan ke tempat orang yang diduga terjerat kasus suap pajak dibanding menemui aksi demo BEM SI.

“Kalau Presiden berakhlak dia mestinya menghindari orang yang namanya pernah disebut di KPK,” kata Rocky Gerung seperti dikutip Kabar Besuki dari kanal Youtube pribadinya pada 22 Oktober 2021.

Menurut Rocky GerungPresiden Jokowi tidak bisa menghindari pertemuannya dengan Haji Isam karena ia menganggap bahwa Haji Isam adalah salah satu ‘ATM’ terbesar milik Presiden Jokowi.

“Haji Isam mungkin salah satu ATMnya yang sangat-sangat signifikan sumbangannya,” ujar Rocky Gerung.

Rocky Gerung bahkan menilai bahwa Presiden Jokowi tidak pernah mengerti tentang kondisi dan situasi yang ada.

Menurut Rocky GerungPresiden Jokowi tidak memiliki kepekaan terhadap tuntutan yang diberikan oleh mahasiswa terkait kepemimpinannya.

Saat demo digelar, BEM SI menuntut adanya keadilan kepada Presiden Jokowi namun Presiden Jokowi justru ‘kabur’ ke Kalimantan untuk meresmikan pabrik biodiesel mirip Haji Isam yang namanya saat ini tengah diawasi oleh KPK.

“Mahasiswa menuntut keadilan tapi Jokowi justru lari dari tuntutan itu dan malah pergi pada pasar gelap ketidakadilan,” sentil Rocky Gerung.

Rocky Gerung menilai bahwa kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Kalimantan ini hanyalah untuk mengunjungi para oligarki.

Presiden Jokowi tidak bisa membedakan antara sesuatu yang bisa ditunda dan menemui mahasiswa tapi justru menemui orang yang dibenci mahasiswa,” ujar Rocky Gerung.

“Semua mahasiswa tau siapa Haji Isam, Jokowi memihak Haji Isam berarti memihak oligarki, itu kontrasnya, jadi betul bahwa Presiden tidak berakhlak,” tandasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 52 = 56