Ini Sosok Yang Diduga Bersihkan TKP, Netizen: Apakah Mungkin Bharda E Perintahkan Kapolres?

220
kasus tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Kasus Penembakan Brigadir J oleh Bharada E mulai terungkap perlahan-lahan.

Baru-baru ini nama Bharada E tranding di Twitter pasca penetapan dirinya sebagai tersangka atas insiden baku tembak yang tewaskan Brigadir J.

Bharada E yang telah menjadi perbincangan hangat di media social, sehingga Namanya kini tranding di Twitter.

Bahkan, ada beberapa asumsi publik dengan kasus antara Bharada E dan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo, di Duren Tiga.

Hingga artikel ditayangkan, nama Bharada E sudah dicuitkan lebih dari 10.000 kali oleh para netizen.

Melansir dari seputartangsel.com, dalam artikel yang berjudul “Bharada E Jadi Trending Twitter, Netizen: Apa Mungkin Perintahkan Kapolres Bersihkan TKP Kasus Brigadir J?”.

Bharada E alias Bharada Richard Eliezer telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus Brigadir J dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri sejak Rabu, 4 Agustus 2022.

Ditetapkannya Bharada E sebagai tersangka dilakukan Polri 4 pekan pasca Brigadir J alias Brigadir Yosua dinyatakan tewas dalam sebuah insiden baku tembak.

Bharada E yang saat itu disebut menembak Brigadir J sebanyak 2 kali dari jarak dekat disangkakan Pasal 388 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Namun, meski Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri, nyatanya hal ini tak mampu menghentikan spekulasi publik terkait Brigadir J.

Banyak pihak menilai, Bharada E sengaja ditumbalkan dalam kematian Brigadir J.

Karena hal ini, nama Bharada E pun menjadi trending di media sosial Twitter pada Jumat, 5 Agustus 2022.

Banyak kejanggalan terkait kasus Brigadir J yang diungkap oleh netizen di media sosial.

Salah satu yang mengungkap kejanggalan akun Brigadir J adalah pemilik akun Twitter @cybsquad.

Ia mengaku heran mengapa Bharada E yang memiliki pangkat terendah di dalam institusi Polri bisa memerintahkan mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto untuk membersihkan tempat kejadian perkara (TKP), yaitu rumah mantan Kadiv Humas Polri Irjen Ferdy Sambo.

Apakah mungkin seorang Bharada E bisa memerintahkan seorang kapolres buat bersihkan TKP ?” tulis akun @cybsquad.

Kombes Budhi Herdi Susianto diduga dinonaktifkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena berperan dalam membersihkan TKP tewasnya Brigadir J.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara, Hermawan Sulistyo pada Rabu, 4 Agustus 2022.

Kemudian, ada pula netizen yang mempertanyakan peran Bharada Richard Eliezer dalam kasus Brigadir J.

Kombes Budhi Herdi Susianto diduga dinonaktifkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena berperan dalam membersihkan TKP tewasnya Brigadir J.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara, Hermawan Sulistyo pada Rabu, 4 Agustus 2022.

Kemudian, ada pula netizen yang mempertanyakan peran Bharada Richard Eliezer dalam kasus Brigadir J.

“Satu persatu TERUNGKAP !
Bharada E diancam ? Dia juga bukan sniper, bukan ajudan, melainkan hanya supir ?

Aaalamaaakkk ..,” ujar akun @DrTaufan1.

Dikutip dari Antaranews.com, berikut keterangan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo terkait dengan CCTV yang diambil di TKP.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantongi siapa pengambil rekaman closed circuit television (CCTV), kemudian bagaimana pengambilan rekaman sehingga ada televisi sirkuit tertutup ini rusak.

“Kami dalami dan kami sudah dapatkan bagaimana pengambilan dan siapa yang mengambil juga sudah kami lakukan pemeriksaan. Pada saat ini tentu kami akan melakukan proses selanjutnya,” kata Sigit di Mabes Polri, Kamis malam.***

Sumber Berita / Artikel Asli : pikiran rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

65 + = 70