Indonesia Diminta Belajar dari Kasus Bandara Uganda, HNW: Jangan karena Utang Negara Jadi Tergadai

718
Ilustrasi bandara. /PIXABAY/gunthersimmermacher

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid memperingatakan agar Indonesia tidak bernasib sama dengan Uganda.

Peringatan yang HNW sampaikan terkait kabar bahwa Bandara Internasional Uganda diambil alih oleh China lantaran belum bisa melunasi utang negara.

HNW pun menyinggung soal pepatah atau ungkapan populer “Pengalaman Adalah Guru Terbaik” yang dikaitkan dengan Uganda dan China.

Lantas hal ini harus menjadi peringatan dini bagi Indonesia yang memang memiliki utang terhadap China.

“Ada ungkapan populer ‘Pengalaman adalah Guru Terbaik’. Maka pengalaman seperti di Uganda ini (Bandara diambil alih gara-gara utang), harus menjadi early warning, agar tak terjadi di Indonesia,” kata HNW melalui cuitan di akun Twitter @hnurwahid pada Selasa, 30 November 2021.

HNW khawatir karena gara-gara utang tak lunas, NKRI menjadi tersandera dan tergadai.

“Agar seruan NKRI Harga mati betul-betul mewujud dan tidak karena utang jadi tersandera dan tergadai,” kata HNW.

Menanggapi cuitan HNW, politikus Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan bahwa ada “the silent takeover” atau diam-diam mengambil alih.

Sebelumnya, Uganda dikabarkan akan kehilangan Bandara International Entebbe setelah tidak bisa melunasi utang 200 juta dolar AS kepada Export-Import Bank of China.

Uang tersebut dianggarkan untuk memperluas bandara Entebbe.

Uganda dilaporkan saat ini sedang berusaha untuk mengubah perjanjian pinjaman yang ditandatangani dengan China pada 2015 agar tidak benar-benar kehilangan bandara tersebut.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 1 = 2