Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Taliban-Afghanistan, Ahli: Waspada, Dia Masih Teroris Internasional!

209
Ali Ngabalin /Instagram/@ngabalin/

Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin turut memberikan tanggapan terkait polemik yang terjadi di Afganistan yang akhirnya berhasil dikuasai oleh kelompok Taliban.

Melalui akun Twitter pribadinya @AliNgabalinNew, Tenaga Ahli Utama KSP tersebut mengimbau masyarakat agar jangan sampai terprovokasi dengan pernyataan bahwa kelompok Taliban sudah berubah.

Tak berhenti disitu, Ali Mochtar Ngabalin juga mengimbau masyarakat selalu waspada, karena saat ini kita semua masih konsentrasi dalam penanganan pandemi Covid-19.

 

“Jangan terprovokasi dengan pernyataan orang bahwa Taliban sudah berubah. Tetap full waspada, kita konsentrasi urusan dalam negeri, pandemi belum kelar bro,” kata Ali Mochtar Ngabalin dilansir Galamedia dari akun Twitter @AliNgabaliNew pada Minggu, 22 Agustus 2021.

Dalam unggahan yang sama, Ali Ngabalin juga nampak mengungkapkan rasa syukurnya karena pemerintah berhasil mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dan staf Kedutaaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dari Afghanistan.

“Syukur 26 WNI dan staf KBRI and family sudah tiba dengan selamat di Tanah Air, Deplu dan TNI thanks,” ujar Ali Mochtar Ngabalin.

Sementara itu, dilansir Galamedia dari salura YouTube Serbet Ngabalin, Ali Mochtar Ngabalin lantas menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak bisa memenuhi desakan sejumlah pihak terkait sikap atas apa yang terjadi di Afghanistan.

 

“Pemerintah tidak bisa memenuhi apa yang kalian minta. Beberapa pihak ada yang mendesak pemerintah agar Republik Indonesia punya sikap atas apa yang terjadi di Afghanistan,” tutur Ali Mochtar Ngabalin.

Ali Mochtar Ngabalin pun mengingatkan bahwa kelompok Taliban masih berstatus sebagai kelompok teroris internasional berdasarkan resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Hey, please kawan, ingat baik-baik, kalau Taliban itu dari beberapa resolusi PBB, termasuk resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1267, yang diadopsi pada 15 Oktober 1999, itu masih menetapkan Al-Qaeda, Osama Bin Laden, dan Taliban, dia masih menjadi kelompok teroris internasional,” tuturnya.

 

Oleh karena itu, Ali Mochtar Ngabalin kembali menegaskan jangan ada pihak-pihak yang terus mendesak pemerintah Indonesia agar mengambil sikap atas apa yang terjadi di Afghanistan.

“Jangan ada orang yang terus mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap atas apa yang terjadi di sana,” ujarnya.

“Karena kita dan pemerintah masih punya konsentrasi penuh terhadap penanganan pandemi Covid-19 dengan varian baru,” kata Ali Mochtar Ngabalin.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here