IKN Prioritas Dibiayai APBN, Farid Gaban: Proyek Ibu Kota Negara Dijajakan Lewat Kebohongan

858
Farid Gaban

Wartawan senior, Farid Gaban menanggapi pembangunan ibu kota negara (IKN).

Megaproyek IKN tersebut dikabarkan dijamin pembiayaannya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera (APBN).

Farid Gaban menyamakan proyek IKN dengan megaproyek lain, kereta cepat Jakarta-Bandung. Awalnya, kedua proyek disebut tidak akan menggunakan biaya APBN.

Bahkan, Farid Gaban menyebutkan pembangunan IKN dijajakan lewat kebohongan.

“Megaproyek kereta cepat dan ibu kota negara dijajakan lewat kebohongan ‘tidak memakai duit negara’,” ujar Farid Gaban sebagaimana dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @faridgaban, Senin 10 Januari 2022.

Farid Gaban mengemukakan, ada dua hal yang menjadi alasan IKN dijajakan dengan kebohongan.

“Kebohongan diperlukan, untuk: Pertama, menyihir publik agar setuju; Kedua, menolak akuntabilitas dan transparansi sejak perencanaan, termasuk studi kelayakannya,” kata Farid Gaban.

Netizen setuju dengan Farid Gaban. Menurut mereka, megaproyek IKN tidak diperlukan.

“Sebelas duabelas aja ini, Om @faridgaban. Dulu, teorinya biar nggak banjir, tapi sekarang juga lokasi calon IKN sudah kebanjiran terus. Yang ironis, nanti ketika jadi dibangun, demi mewujudkan ibu kota bebas banjir, kontur tanah lokasi IKN ditinggikan. Sementara pemukiman warga sekitar tetap banjir,” kata @PineksoRoy1.

“Saya menolak keduanya. Untuk pindah ibu kota jauh lebih realistis pindah kementerian, sesuai potensi daerah masing-masing daerah. Misalnya, Kementerian Pariwisata di Bali, Kemdikbud di Jogja, dan sebagainya. Itu mendistribusikan kekuasaan,” saran @Darmanigtyas.

Berdasarkan penelusuran SeputarTangsel.Com, pembangunan ibu kota negara baru diumumkan pada tahun 2019. Rencananya, pembangunan akan dimulai tahun 2021 dan bisa selesai tahun 2024.

Pembiayaan juga sudah masuk APBN 2021, di mana alokasinya sebesar19,2 persen atau Rp89,472 triliun.

Tahap awal pembangunan di tahun 2021 memang belum terealisasi. Namun, Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, pembangunan IKN akan menjadi prioritas dalam merancang dan mendasain anggara tahun 2022, setelah penanganan Covid-19. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here