Ibu Pingsan Lihat Ustaz Armand Menjerit Kena Tembakan Misterius, saat Sadar Putranya Sudah Meninggal

632

Ibunda Ustaz Armand, Tori (90) pingsan setelah melihat putranya menjerit lantaran terkena tembakan orang tak dikenal.

Ketika sadar dari pingsannya, Tori harus menerima kenyataan putranya tak tertolong.

Sepulang salat magrib, Ustaz Armand mengalami peristiwa tak terduga di rumahnya di Jalan Nean Saba RT 02 / RW 05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (18/9/2021).

Sampai saat ini, peristiwa nahas yang menimpa anaknya tersebut masih membayang-bayangi Tori.

Tori ingat betul suara letusan senjata api yang membuatnya langsung terbelalak.

Akibat letusan senjata api tersebut, kaca jendela rumah yang ia ditanggal bersama Ustaz Armand pun pecah.

“Kaca pecah, tembakannya kesat banget. Keras tembakannya,” kata Tori, Senin (20/9/2021).

Tak lama setelah letusan senjata api terdengar, suara tak asing juga terdengar di telinga Tori.

Tori (90) ibu korban, di kediamannya bersama almarhum di Jalan Nain Saba, RT 2 RW 5, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Senin (20/9/2021).
Tori (90) ibu korban, di kediamannya bersama almarhum di Jalan Nain Saba, RT 2 RW 5, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Senin (20/9/2021). (TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir)

Suara tersebut adalah jeritan dari putra kesayangannya.

“‘Maa, maa, saya ditembak. Ma, saya ditembak orang mak!’ iya, teriakannya kaya gitu,” ujar Tori.

Tori seketika pingsan mendengar teriakan dan luka di tubuh Ustaz Armand akibat tembakan misterius itu.

“Saya pingsan, ngegelepak, sudah enggak lihat orang,” kata dia.

Setelah itu, Tori benar-benar tak mengetahui apa yang terjadi.

Ketika sudah sadar, Tori mendapat kabar duka sang putra meninggal dunia.

Keesokan harinya setelah peristiwa tersebut, Ustaz Armand langsung dimakamkan.

Seorang pelaku mengenakan atribut ojol

“Saya maunya polisi cepat tangkap pelaku,” ujar Kastuti, istri korban, saat dijumpai Warta Kota di rumah duka, Minggu (19/9/2021).

Ia mengungkapkan pelaku berjumlah dua orang berboncengan naik sepeda motor.

“Satu pelaku yang berjaga di motor pakai seragam ojek online. Jaketnya itu kelihatan masih baru warna hijau,” ucapnya.

Penembakan Ustaz Armand (43) oleh orang misterius pada Sabtu (18/9/2021) usai salat Magrib di kediamannya Jalan Nean Saba RT 02 / RW 05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Penembakan Ustaz Armand (43) oleh orang misterius pada Sabtu (18/9/2021) usai salat Magrib di kediamannya Jalan Nean Saba RT 02 / RW 05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (Wartakotalive.com/Nur Ichsan)

Sementara satu pelaku lagi mendekati korban. Dari arah dekat Ustaz Armand pun ditembak di bagian perut.

“Sudah sekitar 4 hari ada orang yang pakai atribut ojek online itu nongkrong di dekat rumah,” kata Kastuti.

Warga awalnya tak memendam curiga kepada pelaku itu.

Namun dengan kejadian ini, akhirnya warga sekitar baru tahu ternyata pelaku sudah mengintai korban.

“Kami juga enggak kenal sama orangnya, tapi dari kemarin-kemarin ada

Tangis Anak

Alif (15) memegang buku Yasin sambil menunggu jasad ayahnya dari autopsi.

Alif yang masih duduk di kelas 1 SMK ini mengenang sosok ayahnya tersebut.

Sebelum sang ustaz wafat, Alif sempat perebutan handphone dengan adiknya yang paling bungsu berusia 7 tahun.

“Kemarin saya mau pakai handphone ayah saya, tapi diambil sama adik,” ujar Alif saat ditemui Warta Kota di rumah duka.

Para tetangga mendiang Ustadz Armand yang ditembak orang tak dikenal pada Sabtu (18/9/2021)
Para tetangga mendiang Ustadz Armand yang ditembak orang tak dikenal pada Sabtu (18/9/2021) (TribunTangerang.com/Andika Panduwinata)

Namun ayahnya mendekati Alif. Alif pun dirangkul dan diberi uang.

“Saya dikasih uang Rp 50.000 sama ayah, biar saya yang mengalah,” ucapnya tampak sedih.

Akhirnya Alif pun mengalah. Dan merelakan ponsel itu digunakan adiknya.

“Tapi saat saya dikasih uang itu, ayah pesan jangan bilang ke ibu,” kata Alif sambil menangis sendu.

Murung

Ustaz Armand sempat curhat kepada sang kakak bernama Santo sebelum meninggal.

Ustaz Armand dikenal sebagai seorang Paranormal yang membuka praktik pengobatan spriritual.

“Dia bisa memasang susuk atau aura dari pelanggannya itu,” ujar Santo dikutip dari Wartakota saat ditemui di rumah duka, Minggu (19/9/2021).

Santo mengungkapkan Ustaz Armand memiliki keahlian tersebut sejak muda.

Para tamu pun banyak yang datang kepada Uztaz Armand.

“Bisa juga memperbaiki hubungan rumah tangga yang retak,” kata Santo.

Namun, Ustaz Armand mengeluhkan kondisinya beberapa bulan ini.

Dimana, para tamu kini jarang mendatanginya.

“Sama saya memang suka curhat. Sekarang sepi yang datang,” kata Santo.

Santo menyebut adiknya ini juga tidak cerita kalau ada masalah dengan orang lain.

Begitu pun dengan sejumlah ancaman.

“Kalau menerima ancaman dia tidak cerita. Tapi beberapa bulan ini dia memang sering murung,” tuturnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : tribunnews

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

49 − 40 =