HRS Berakhir Bui, Ketua PCNU Jember Berakhir Minta Maaf, Pengamat: Berbuatlah Sesukamu, Jika Gak Malu

836
Hasmi Bakhtiar.

Pengamat Hukum Internasional, Hasmi Bakhtiar turut membandingkan kasus Habib Rizieq Shihab (HRS) dengan kasus Ketua PCNU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin atau lebih akrab disapa Gus Aab.

Hasmi Bakhtiar menyebut, keberadaan kedua kasus tersebut telah menunjukkan sisi ketidakadilan.

Lantas, ia pun mengutip sebuah hadits Nabi Muhammad SAW yang membahas soal malu.

“Berhubung keadilan sedang pulang kampung, cukup kembali ke hadits: ‘jika gak malu, berbuatlah sesukamu’,” tulis Hasmi Bakhtiar melalui akun Twitternya, seperti dikutip Galamedia, Sabtu, 31 Juli 2021.

Sebelumnya, HRS telah terbukti melakukan pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan massa saat acara pernikahan putrinya dan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan.

Maka dari itu, HRS dijerat dengan Pasal 93 UU No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Lantas, HRS pun dijatuhi vonis penjara selama 8 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Timur, Kamis, 27 Mei 2021.

Di sisi lain, Hakim juga menyebut, kerumunan massa saat acara pernikahan putri HRS dan acara Maulid Nabi Muhammad SAW itu sudah melebihi batas maksimal.

Sementara itu, Juru Bicara Gus Aab, Taufik menyampaikan permohonan maaf atas gelaran pesta pernikahan putri Gus Aab di tengah implementasi PPKM Level 4.

Ia mengaku jika dirinya baru saja menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Jember perihal gelaran pesta pernikahan putri Gus Aab.

Menurutnya, Gus Aab telah mengundang sekitar puluhan tamu untuk menghadiri pesta pernikahan putrinya di kediamannya di Kecamatan Bangsalsari, Rabu, 28 Juli 2021.

 

“Tamunya sekitar 70 sampai 80 orang,” ucap Taufik.

Di sisi lain, Taufik juga merasa tidak menyangka jika PPKM itu akan kembali diperpanjang pemerintah hingga 2 Agustus 2021.

Pasalnya, ia sempat mengira jika pemerintah akan mengakhiri kebijakan PPKM pada 28 Juli 2021. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here