HOT NEWS : Hitung Biaya Satu Penumpang untuk Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Said Didu: Tak Masuk Akal

374

Mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu berujar jika harga yang dikeluarkan satu orang untuk menikamati kereta cepat JakartaBandung tidak masuk akal.

Pemerintah saat ini sedang membangun jalur kereta api cepat JakartaBandung.

Untuk menuju ke Bandung dari Jakarta atau sebaliknya, publik sejatinya bisa memilih antara bus, travel, mobil pribadi, atau kereta biasa dengan waktu tempuh yang tidak jauh berbeda.

Meskipun demikian, pemerintah tetap membangun kereta cepat untuk tujuan Jakarta Bandung PP.

Terkait proyek tersebut, Muhammad Said Didu berujar jika ada harga yang tidak masuk akal untuk dikeluarkan satu penumpang.

“Dulu perhitungan tiket Rp300 ribu untuk satu orang. Setelah naik, menjadi sekira Rp400 ribu. Stasiun kereta api cepat ada di Pancoran kalau yang di Jakarta. Nah, kalau di Bandung ada di Cileunyi, itu sudah di luar Kota Bandung,” kata Said Didu dikutip Pikiran-Rakyat.com dari YouTube MSD.

Said Didu juga menghitung keseluruhan biaya yang harus dikeluarkan penumpang untuk sampai di tujuan.

“Kalau dari Cileunyi naik taxi ke Bandung harus bayar Rp70 ribu. Di Jakarta naik taxi juga sekira Rp70 ribu. Jadi kalau Anda naik kereta api biaya yang harus dikeluarkan 70 ribu untuk taxi dan 400 ribu untuk kereta cepat. Kalau Anda pulang pergi, makan biaya Rp1.080.00. Tidak masuk akal,” ujar Said Didu.

Penilaian Said Didu terkait biaya yang tidak masuk akal itu diambil dengan perbandingan jika menggunakan mobil pribadi.

“Naik mobil biasa tol 70 ribu bensin 100 ribuan jadi Rp170 ribu sudah sampai. Naik travel yang bagus itu Rp120 ribu, kalau biasa Rp70 ribu dan itu sudah di dekat rumah,” ucap Said Didu.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here