HMI Serukan Demo Kepung Istana dan DPR, Abdul Muis: Mau Berjuang Bersama Rakyat atau Bersama Penjilat

291
HMI Serukan Demo Kepung Istana dan DPR, Abdul Muis: Mau Berjuang Bersama Rakyat atau Bersama Penjilat /Tangkapan layar channel YouTube Refly Harun

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Pimpinan Penjabat (Pj) Ketua Umum Abdul Muis Amiruddin menyerukan kepada seluruh kadernya untuk ikut demo mengepung Istana dan DPR meski di masa PPKM, besok Jumat 6 Agustus 2021.

Menurut Abdul Muis, aksi turun ke jalan ini sebagai bentuk mengingatkan pemerintah yang hingga saat ini belum juga mampu mengendalikan COVID-19 hingga berdampak pada berlarut-larutnya penderitaan rakyat.

“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh kader HMI agar membuka nuraninya bagaimanapun yang membuat kita sama sebagai manusia karena kita punya nurani,” ungkap Abdul Muis dalam diskusi virtual di Channel YouTube Refly Harun, Kamis malam 5 Agustus 2021.

Lebih lanjut, Abdul Muis menyerukan dan mengingatkan kepada seluruh kader HMI, bahwa jika melihat penderitaan yang dialami masyarakat ini.

“Maka tekad kita harus menyampaikan apa yang harus kita sampaikan. Kalau kita diam, kalau kita tanpa harus memberikan hal apapun yang kita lakukan maka saya kira kita sama saja,” ungkap Abdul Muis.

Maka dari itu, kata Abdul Muis, aksi demo turun ke jalan untuk mengkritik dan mengingatkan pemerintah adalah pilihan terbaik.

 

“Bagi kami Himpunan Mahasiswa Islam berdiri di sisi rakyat, kepada seluruh kader tinggal pilih mau berjuang bersama rakyat atau bersama penjilat itu saja yang ingin kami sampaikan,” ungkap Abdul Muis.

Sebelumnya, Abdul Muis memohon maaf jika terpaksa harus turun ke jalan di masa PPKM dalam penanganan COVID-19 ini.

Sebab, demonstrasi sudah menjadi suatu keharusan yang mungkin agak kontradiksi dengan pemerintah yang sedang sibuk dalam menangani kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

“Sedangkan disisi lain kami turun ke jalan karena menurut kami, kalau hanya menyampaikannya hanya seperti ini, maka kami kurang didengarkan,” kata Abdul Muis.

Bahkan, kata Abdul Muis, anggapan pemerintah terkait apapun disampaikan PB HMI nantinya hanya dijadikan angin lalu.

“Makanya sekali lagi ini adalah bentuk keseriusan kami dengan harapan respon dari pemerintah juga menjadi lebih serius menangani soal masalah COVID-19 ini,” tegasnya.***

Sumber Beita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here