Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Tak Kunjung Cair, Disway: Status Tersangka Heryanti Diralat Ada Apa?

482
Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun Cair, Dahlan Iskan: Status Tersangka Heryanti Diralat Ada Apa? /ANTARA/Muhammad Adimaja

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mempertanyakan soal status tersangka Heryantianak bungsu Akidi Tio oleh Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mendadak diralat.

Dahlan Iskan menanyakannya lewat tulisannya di laman disway.id dengan judul ‘Tersangka 2 T’ yang diposting pada Selasa 3 Agustus 2021.

“Status tersangka Heryanti diralat, ada apa? jangan-jangan Selasa hari ini cair–seperti sempat-sempatnya diinfokan Heryanti kepada Si Cantik dari kantor polisi?,” tulis Dahlan Iskan di laman disway.id yang dikutip IsuBogor.com, Selasa 3 Agustus 2021.

 

Pertanyaan itu sebagai kalimat penutup dari serial 5 tulisan yang sudah di posting Dahlan Iskan soal ‘drama’ sumbangan 2 T.

Dalam tulisan itu Dahlan Iskan juga menyebut Heryanti hebat bisa membuat Humas Polda Sumsel meralat status tersangka.

“Hebatnya pula Senin sore kemarin, Humas Polda Sumsel menyatakan heryanti belum berstatus tersangka. Itu bertentangan dengan penjelan Direktur Intelkan Polda Sumsel beberapa jam sebelumnya,” kata Dahlan Iskan.

 

Tentu, kata Dahlan Iskan, penjelasan kepala humaslah yang lebih bisa dipegang.

“Berarti Heryanti belum jadi tersangka,” kata Dahlan Iskan.

Dahlan Iskan menyebutkan ditulisan itu bahwa Senin pagi polisi sempat menjemput Heryanti dirumahnya untuk diajak ke Bank Mandiri.

 

“Polisi pun melakukan pengecekan di bank itu: Apakah dana Rp2 triliun dari Heryanti sudah ada. ‘Tidak ada’ jawab petugas bang,” kata Dahlan Iskan.

Menurut Dahlan Iskan, perkara ini secara hukum sebetulnya sederhana, tidak perlu pemeriksaan bertele-tele terhadap Heryanti.

“Barang bukti juga sudah banyak. Mungkin Heryanti juga tidak perlu ditahan: dia tidak akan bisa menghilangkan barang bukti,” kata Dahlan Iskan.

 

Lebih lanjut, kata Dahlan Iskan, alasan tidak perlu ditahan karena tidak mungkin juga dia melarikan diri di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.

“Yang perlu dijaga hanyalah: kalau dia bunuh diri,” ungkap Dahlan Iskan.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here