Hampir 170 Warga Palestina Terluka, Puluhan Mati Lemas Akibat Gas Air Mata Pasukan Israel

392
Warga Palestina

Kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan 170 warga Palestina mengalami dalam sehrangan pasukan Israel di dekat kota Nablus, Tepi Barat.

Bahkan 29 warga Palestina lainnya dikabarkan mengalami luka tembak terkena peluru timah panas dan berlapis karet dan puluhan lainnya mati lemas akibat gas air mata yang ditembakan pasukan Israel dalam menghadang para demonstran.

Kekerasan pecah setelah salat Jumat ketika pasukan rezim Israel menembaki warga Palestina yang memprotes pembangunan pos pemukiman di Jabal Sabih di kota Beita, selatan Nablus, menurut media Palestina.

“168 cedera terjadi selama konfrontasi dengan pasukan pendudukan, termasuk 5 dengan peluru tajam, 24 dengan peluru logam berlapis karet, sementara 132 lainnya menderita sesak napas akibat pasukan Israel menembakkan granat gas air mata, sementara tujuh lainnya terluka,” kata Ahmed Jibril, direktur ambulans dan layanan darurat di Bulan Sabit Merah di Nablus.

Sumber lokal Palestina mengatakan kepada Ma’an bahwa konfrontasi meletus di tiga lokasi dengan pasukan pendudukan di Persimpangan Beita, Jabal Sabih, dan daerah al-Houte.

Sumber tersebut menambahkan bahwa pasukan pendudukan menggunakan pesawat tak berawak untuk menjatuhkan tabung gas air mata ke warga Palestina.

Pos terdepan pemukiman Eviatar dekat Nablus selama dua bulan terakhir telah menjadi salah satu titik fokus bentrokan antara pemukim yang didukung oleh pasukan rezim dan Palestina.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here