Hakim Kasus Habib Rizieq Shihab Meninggal Sebab Covid-19, Gus Nadir ‘Cemes’ Profesor Ini

490
Hakim Kasus Habib Rizieq Shihab Meninggal

 Salah satu hakim yang menangani kasus tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor meninggal dunia karena positif Covid-19. Namanya Hakim Suryaman.

Dalam kasus itu, Suryaman merupakan salah satu hakim yang memvonis 4 tahun penjara bagi Rizieq. Vonis itu tentu membuat geram para pendukungnya.

Belakangan, meninggalnya Suryaman ini ‘digoreng’ sedemikian rupa oleh pendukung Rizieq Shihab, salah satunya Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Profesor Muesni Umar.

Moesni Umar, dalam persidangan kasus tes swab RS UMMI Habib Rizieq merupakan saksi ahli meringankan untuk Rizieq. Sepeninggal Suryaman, Moesni menulis cuitan begini.

“Hakim Suryaman SH yg vonis 4 thn penjara HRS meninggal. Sebagai saksi ahli kasus HRS RS Ummi, sy berhrp ybs sdh tobat. Hanya blm minta maaf ke HRS krn HRS dipenjara. Pengadilan akhirat akan dihadapi seperti kata HRS. Smg kita semua ambil pelajaran. Innalillahi wa inna ilahi rooji’uun,” tulis Muesni Umar dalam cuitannya kemarin.

Nah cuitan Musni yang singgung soal tobatnya Hakim Suryaman ini direspons oleh akun tokoh cendikiawan NU, Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir.

Gus Nadir meminta sebaiknya seorang yang meninggal itu cukup didoakan saja, enggak usah lah menyinggung soal tobatnya seseorang. Apalagi menurut kabar ada yang menyebutkan Hakim Suryaman meninggal akibat Covid-19.

“Yg wafat kita doakan. Itu akhlakul karimah. Apalagi kalau misalnya wafat kena covid, maka menurut hadits masuk kategori mati Syahid —lgs masuk surga tanpa pengadilan akherat,” tulis Gus Nadir mengomentari cuitan Musni Umar.

Selanjutnya profesor pengajar hukum di kampus Australia ini menyinggung soal hakim kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok beberapa tahun lalu yang meninggal kena musibah kecelakaan.

Dalam konteks ini, Gus Nadir mengajak orang meninggal janganlah didramatisir dengan diungkit masa lalunya, cukup didoakan saja. “Dulu ada hakim kasus Ahok yg wafat jadi korban musibah Lion Air. Kita doakan semuanya. Gak usah digoreng,” kata Gus Nadir.

Salah satu hakim, Suryaman meninggal dunia pada Sabtu 10 Juli 2021. Suryaman adalah salah satu anggota majelis hakim yang menjatuhkan vonis terhadap mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI).

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Hakim PN Jakarta Timur Bapak Suryaman, S.H. (Alm.) pada hari Sabtu, 10 Juli 2021,” demikian keterangan Pengadilan Negeri Jakarta Timur melalui akun Instagram @pn_jakartatimur, Minggu 11 Juli 2021.

Sumber Berita / Artikel Asli : Suara

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here