Habib Rizieq Shihab Marah Hingga Tunjuk-tunjuk Jaksa, Pakar Hukum: Karena yang Ditanyakan Itu Fakta

560
Habib Rizieq

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyoroti perihal adu mulut antara eks Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Jakarta Timur.

Refly Harun menilai bahwa pertanyaan yang dilayangkan Habib Rizieq Shihab kepada saksi tergolong pertanyaan yang biasa ditanyakan di persidangan.

“Pertanyaan biasa-biasa saja karena yang ditanyakan adalah fakta kecuali dia tanya pendapat. Kalau tanya pendapat itu tidak boleh,” ujar Refly Harun yang dikutip Galamedia dari kanal Youtube Refly Harun, Jumat, 23 April 2021.

  

“Misalnya seperti pertanyaan ‘pantaskah kasus maulid nabi itu dipidanakan?’ baru ini yang tidak boleh. Kalau misalnya ada pertanyaaan ‘pernah ada kasus lain yang dipidanakan?’ kan saksi bisa menjawab iya atau tidak sepanjang pengetahuan dia,” tambahnya.

Oleh karena itu, Refly menegaskan bahwa kehadiran saksi tersebut terkesan hanya ingin memberatkan Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, jika mengacu pada perspektif yang benar, maka JPU hanya bertugas menyampaikan dakwaan berdasarkan fakta dan dasar hukumnya

“Apabila saksisaksi mengatakan sebaliknya ya enggak apa-apa juga,” jelasnya. Dari fenomena ini, Refly Harun menilai bahwa JPU hanya ingin memidanakan Habib Rizieq Shihab.

Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab telah menjalani persidangan kasus pelanggaran protokol kesehatan di Pengadilan Jakarta Timur, Kamis 22 April 2021.

Pada persidangan tersebut, Habib Rizieq Shihab turut memberikan pertanyaan kepada Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin perihal kasus pelanggaran protokol kesehatan selain kasus dirinya yang berlanjut hingga ke meja hijau.

seperti ingin menggiring saksi.

Menanggapi hal tersebut, Habib Rizieq Shihab tak terima jika pertanyaannya dianggap hanya ingin menggiring saksi. Namun, JPU menegaskan bahwa pertanyaan tersebut dinilai ingin menggiring saksi.

Kemudian adu mulut antara Habib Rizieq Shihab dengan JPU tidak dapat dihindarkan hingga pada akhirnya Habib Rizieq pun tersulut emosinya dan menunjuk-nunjuk JPU.

Habib Rizieq Shihab menyebut bahwa apa yang dilakukan JPU semata-mata ingin menutupi rahasianya. Menanggapi hal tersebut, JPU mengaku bahwa mereka merasa tidak takut dengan pernyataan yang dilontarkan Habib Rizieq Shihab.

Kemudian JPU meminta hakim untuk membuat situasi di dalam pengadilan menjadi lebih beradab. Menanggapi hal tersebut, Habib Rizieq Shihab menyebut bahwa tindakan JPU yang terkesan tidak beradab.

Melihat hal tersebut, majelis hakim pun meminta kepada Habib Rizieq Shihab dan JPU untuk tenang. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...