Habib Bahar Hadapi Proses Hukum, Ketua PP GP Ansor: Beranjaklah Dewasa!

309
Ketua PP GP Ansor Luqman Hakim.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Luqman Hakim menyatakan dukungannya terhadap proses hukum Habib Bahar bin Smith dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong.

“Penegakan hukum yang adil di dalam sistem demokrasi merupakan kunci dari terciptanya kedamaian dan ketertiban sosial. Demokrasi tanpa penegakan hukum akan menjadi anarki,” kata Luqman, Selasa, 4 Januari 2022.

“Pengertian seperti ini yang harus dimiliki semua warga negara Indonesia, termasuk Bahar Smith,” sambungnya.

Ia pun menyoroti soal isu SARA yang terus dimainkan sejumlah pihak. Menurutnya, hal itu bisa berdampak negatif terhadap kehidupan bangsa.

“Terus terang saya sedih dengan fenomena politisasi peristiwa hukum dengan memainkan sentimen SARA sehingga seolah-seolah menjadi peristiwa konflik dan permusuhan agama (Islam),” ujarnya.

“Hal ini tentu kontra-produktif bagi upaya membangun karakter bangsa dan mematangkan demokrasi seperti cita-cita kemerdekaan NKRI,” katanya lagi.

Ia pun mengingatkan bahwa kebebasan dalam sistem demokrasi bukan tanpa batas.

Namun, lanjut dia, Negara harus memastikan hukum berjalan dengan adil agar kebebasan dalam demokrasi menjadi berkah bagi rakyat dan negara.

“Proses hukum terhadap Bahar Smith, adalah bagian dari penegakan hukum yang wajib dilakukan. Justru, ketika hukum tidak berani tegak kepada pihak-pihak yang memainkan isu dan sentimen SARA, maka di situlah awal kehancuran NKRI dan peradaban demokrasi,” kata dia.

Ia pun berharap ke depan tak ada lagi pihak yang memainkan isu SARA.

Dia mengajak seluruh elemen bangsa lebih bijaksana.

“Saya berharap, politisasi peristiwa hukum dengan isu demokrasi dan SARA pada kasus Bahar Smith tidak akan terulang lagi di masa mendatang,” katanya.

“Beranjaklah dewasa! Mayoritas rakyat tidak bisa lagi dihasut dengan sentimen-sentimen keagamaan,” ujarnya.

“Kenyataan ini juga harus disadari oleh aparat penegak hukum, sehingga tidak perlu ragu sedikit pun menindak siapa saja yang melanggar hukum,” katanya.

“Keragu-raguan aparat penegak hukum, justru akan jadi bumerang di masa depan. Dan, saya melihat Polisi sebagai aparat penegak hukum sudah pada jalan yang benar; tegak lurus pada penegakan hukum demi keadilan,” tandasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli: Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here