Habib Bahar Bin Smith Jadi Tersangka, Ahmad Sahroni: Saya Yakin Polri Menyikapi Ini dengan Profesional

416
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Habib Bahar bin Smith resmi menjadi tersangka kasus penyebaran berita bohong (hoaks).

Bahar dikenai ancaman lima tahun penjara dengan pasal berlapis, antara lain Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana Jo Pasal 55 KUHP.

Kemudian Pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45A UU ITE Jo Pasal 55 KUHP.

Menanggapi kasus ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni ikut buka suara.

Dilansir dari ZonaBanten, Ahmad Sahroni meminta pihak kepolisian agar tak hanya kasus Habib Bahar saja yang cepat diusut.

Tetapi juga laporan penyebaran berita bohong yang dilaporkan pihak Habib Bahar.

“Saya monitor perkembangan kasus tersebut. Saya yakin Polri menyikapi ini dengan profesional,” katanya.

Ahmad Sahroni juga memberikan penilaian positif pada pihak kepolisian, karena cepat tanggap menangani kasus ujaran kebencian yang melibatkan Bahar bin Smith.

Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa bukti-bukti yang diperoleh sudah sangat cukup.

Sebelum menjalani pemeriksaan, Habib Bahar memberikan pernyataan. Ia menyebut dirinya dilaporkan secepat kilat.

“Saya dilaporkan secepat kilat, sedangkan ada penista Allah, penista agama dilaporkan tidak diproses sama sekali,” ujarnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here