Gus Yaqut Bela Ferdinand: Dia Butuh Bimbingan Bukan Cacian, Jangan Buru-buru Menghakimi

264
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut masih terus mengawal kasus cuitan pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean terkait Allah.

Gus Yaqut meminta seluruh pihak agar tenang dan menghormati proses hukum pada kasus yang melibatkan Ferdinand.

Dia mengajak publik untuk tidak terburu-buru menghakimi Ferdinand, terlebih tanpa didasari informasi yang komprehensif.

“Saya mengajak masyarakat untuk tidak buru-buru menghakimi Ferdinand. Kita tidak tahu apa niat sebenarnya Ferdinand memposting tentang ‘Allahmu Ternyata Lemah’ itu. Untuk itu tunggu sampai proses hukum ini tuntas sehingga masalah menjadi jelas,” ujarnya dilansir Galamedia Sabtu, 8 Januari 2022.

Menurut Gus Yaqut, karena eks politikus Partai Demokrat itu mualaf, maka sangat mungkin dia belum memahami agama Islam secara mendalam.

Jika hal ini benar, lanjutnya, Ferdinand tidak membutuhkan cacian, melainkan bimbingan keagamaaan. Untuk itu, klarifikasi (tabayyun) pada kasus ini adalah hal yang mutlak.

Lebih lanjut, Menag berharap kasus yang sudah ditangani pihak kepolisian ini bisa berjalan transparan dan segera tuntas dengan menghasilkan putusan seadil-adilnya.

Di akhir narasinya, Gus Yaqut meminta masyarakat Indonesia untuk tetap tenang serta mengakhiri polemik ini di media sosial.

Kemudian, katanya, kasus ini hendaknya menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk semakin hati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Mari gunakan medsos dengan menyebarkan konten-konten yang santun, termasuk soal agama. Sehingga kerukunan beragama akan semakin kokoh dan kuat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Ferdinand membuat cuitan terkait dengan Allah.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya. DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu di bela,” cuitnya di akun pribadi @FerdinandHaean3 pada Selasa, 4 Januari 2022 pukul 10.54 WIB.

Gegara cuitan tersebut, Ferdinand dituding menistakan Tuhan khususnya bagi pemeluk agama Islam.

Bahkan, tagar #TangkapFerdinand menjadi trending topic nomor satu di Twitter hingga saat ini, Rabu, 5 Januari 2022.

Atas kegaduhan tersebut, Ferdinand akhirnya membuka suara. Ferdinand mengaku cuitannya itu hanya untuk penyemangat dirinya sendiri.

“Knp org2 ini ngamuk ke saya? Cuitan sy bkn utk kalian tapi utk sy sendiri. Menguatkan diri saya sendiri. Motivasi untuk diri sendiri,” katanya melalui cuitan berbeda Rabu, 5 Januari 2022. ***

Sumber Berita / Artikel Asli :  Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here