Giring Pasang Badan demi Gibran-Kaesang yang Dilaporkan ke KPK, Refly: Terkait Pemerintahan Jokowi Pasti Bela

489
Refly Harun

Belum lama ini, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha buka suara perihal pelaporan Gibran dan Kaesang.

Putra Presiden Jokowi tersebut dilaporkan atas dugaan pidana korupsi dan atau pencucian uang oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun terkait TPPU relasi bisnis dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.

Giring diketahui menemui Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas pada Jumat, 14 Januari 2022 kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Giring menanggapi soal dilaporkannya Gibran Rakabuming dan sang adik, Kaesang Pangarep.

Ia menilai dalam kasus ini tinggal dibuktikan saja benar atau tidaknya tudingan tadi.

Lebih jauh, mantan vokalis grup band Nidji tersebut mengungkapkan Gibran merupakan sosok yang sederhana dan konsisten dalam bekerja.

Tak hanya itu, Giring mengaku memiliki kedekatan khusus dengan Gibran sebagai seorang terman.

Pembelaan Giring terhadap Gibran dan Kaesang lantas ditanggapi oleh pengamat hukum politik, Refly Harun.

Refly menilai apa pun yang terkait dengan pemerintahan Jokowi pasti akan dibela PSI.

“Pokoknya apa-apa yang terkait dengan Pemerintahan Jokowi pasti akan dibela oleh PSI dan Giring Ganesha,” ucapnya dilansir Galamedia dari saluran Youtube Refly Harun pada Sabtu, 15 Januari 2021.

“Karena sikap politiknya seperti itu,” tambahnya.

Refly Harun lantas membandingkan sikap PSI pada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Menurutnya,  PSI dan Giring Ganesha pasti tidak akan membela.

“Apa-apa yang terjadi dengan Anies Baswedan tidak akan dibela, karena sikap politiknya begitu juga,” tuturnya.

Perlu diketahui, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke KPK oleh Ubedilah Badrun pada Senin, 10 Januari 2022.

Dua anak presiden ini dilaporkan atas dugaan tindak pidana korupsi dan atau pencucian uang.

Laporan tersebut turut direspons Gibran Rakabuming Raka. Dalam hal ini, ia mengatakan agar laporan dibuktikan terlebih dahulu.

“Dibuktikan dulu, nek aku salah cekelen (kalau saya salah silakan ditangkap), penak to (gampang kan),” katanya.

Lebih lanjut, Gibran juga menegaskan dirinya bersedia ditangkap jika terbukti bersalah.

“Dibuktikan sik, aku salah po ra (saya salah atau tidak). Salah yo detik ini ditangkep wae ra popo (tidak apa-apa),” ujarnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here