Geng Jokowi siapkan Ganjar dan Gibran, dadah trah Soekarno kalau…

677

Tensi persaingan Puan Maharani dan Ganjar Pranowo menuju capres 2024 terus memanas. Belakangan PDI Perjuangan menginstruksikan jajaran struktur partai untuk pasang baliho Puan di berbagai jalanan. Sedangkan Ganjar Pranowo santai saja nggak gencar pasang baliho.

Dinamika persaingan Puan dan Ganjar ini menjadi pencermatan dari aktivitis dan tokoh Papua, Natalius Pigai. Dia menganalisis kenapa Ganjar cenderung diam nggak pasang baliho seperti anak Megawati Soekarnoputri tersebut.

Gerbong Jokowi siapkan Ganjar tendang Puan

Puan Maharani dan Presiden Jokowi
Puan Maharani dan Presiden Jokowi. Foto: Instagram @puanmaharaniri

Pigai menganalisis di belakang Ganjar ada dukungan dari penguasa yang kini duduk di pemerintahan lho. Malahan dia melihat Jokowi pun punya andil menyiapkan Ganjar untuk melawan trah Soekarno dalam pencalonan presiden dalam Pemilu mendatang.

Menurut Pigai, Ganjar sengaja bakal disiapkan untuk melawan Puan plus trah Soekarno lain, yaitu Megawati Soekarnoputri. Makanya Pigai menyarankan PDIP untuk tegas dengan manuver Jokowi Ganjar.

“Saya sudah analisis Kemarin Jokowi, Pratikno, Maruarar dan Tim sedang siapkan Ganjar Capres 2024. Kalau PDIP tidak Pecat Jokowi maka Trah Soekarno akan tinggal nama,” tulis Pigai dalam cuitannya dikutip Jumat 6 Agustus 2021.

Kalau skema memajukan Ganjar mulus dalam Pilpres 2024, maka jadi alamat selanjutnya trah Soekarno dalam hegemoni kekuasaan. Trah Soekarno, kemungkinan akan tersingkir, dan partai merah itu akan meninggalkan keturunan Bung Karno dalam pencalonan presiden.

“Setelah Ganjar, mungkin akan muncul Gibran. Mereka sepertinya sudah mulai masuk ke Sistem Penyelenggara Pemilu,” tulis Pigai.

Pecat Jokowi saja

Jokowi dan Megawati. Foto: Antara.
Jokowi dan Megawati. Foto: Antara.

Sebelumnya Pigai sudah mengusulkan, untuk menghentikan manuver Jokowi yang mengadang Puan dalam capres 2024 sebaiknya PDIP pecat saja itu Jokowi dari partai.

Menurutnya Puan mesti tegas menindak Jokowi dalam struktur partai. Hal ini supaya Jokowi dan kubunya nggak terus menerus bermanuver di dalam sistem. Pigai meyakini dengan langkah menendang Jokowi dari partai, maka itu akan memudahkan Puan mulus jadi presiden.

“Analisa Subjektif. Saya memilik ikatan keluarga dengan Puan. Satu-satunya jalan agar Puan jadi Presiden/Wapres: “PDIP mesti Pecat Jokowi sebagai Kader/menarik Kabinetnya,” tulis Pigai dalam cuitannya di akun media sosial, Kamis 29 Juli 2021.

Dari cuitan itu, jalan tunggal Puan utuk mulus jadi orang nomor satu atau nomor dua di Indonesia adalah pecat PDIP dari anggota kepartaian. Kalau tidak dengan cara itu, opsi lainnya tarik semua kader PDIP dari kabinet Jokowi.

Pigai mengatakan jika Puan tidak melakukan langkah tersebut, maka ambisi putri Megawati Soekarnoputri itu kehilangan kesempatan untuk memimpin negeri ini. Pigai yakin banget dengan analisis pribadinya itu lho Sobat Hopers.

Apa sebab Puan terlambat kalau tidak menendang Jokowi. Sebab menurut Pigai, Jokowi dan orang-orangnya itu bermain dan bermanuver untuk menyokong Ganjar di Pilpres nanti.

“Jika tidak (pecat Jokowi atau tarik kader dari kabinet) Puan telat dan Soekarno hilang. Jokowi & Pratikno, Ara main jauh di sistem untuk Ganjar,” jelas Pigai.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here