Gelar Aksi Kepung Gedung KPK, BEM SI Mau Bawa Pulang Firli Bahuri ke Kampung Halamannya

279
Massa BEM SI saling dorong dengan polisi di dekat gedung KPK, Jakarta /Pikiran Rakyat/ Muhammad Rizky Pradila/

Ultimatum kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak digubris, Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) akhirnya benar-benar menggelar aksi di gedung KPK Senin, 27 September 2021 hari ini.

Tak sendirian, BEM SI menggelar aksi dengan kelompok Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) dan mendesak Ketua KPK dicopot dari jabatannya.

“Kami dari Unsri akan bawa pulang pak Firli,” ujar Presiden Mahasiswa Unsri dalam orasinya di Jakarta Senin, 27 September 2021.

Dia menyebut bahwa marwah KPK benar-benar runtuh di tangan Firli Bahuri karena telah berselingkuh dengan koruptor.

KPK nggak memiliki marwah lagi karena Pak Fikri berselingkuh dengan para koruptor dan oligarki,” tegasnya.

Diketahui bahwa Firli Bahuri memang berasal dari Sumatera Selatan.

Aksi BEM SI bersama GASAK berlangsung tak jauh dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Saat aksi digelar, polisi turut dikerahkan untuk menjaga dan mengawal aksi tersebut.

Sebagai informasi, aksi massa BEM SI dan GASAK ini adalah buntut ultimatum yang telah dilayangkan kepada Jokowi sebelumnya.

Jokowi diminta bersikap dan membatalkan pemecatan terhadap 57 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

“Kami Aliansi BEM Seluruh Indonesia dan GASAK memberikan ultimatum kepada Presiden Jokowi untuk berpihak dan mengangkat 57 pegawai KPK menadi ASN dalam waktu 3×24 jam sejak hari ini,” kata mereka pada surat tertanggal 23 September 2021.”Jika Bapak masih saja diam, maka kami bersama elemen rakyat akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi yang rasional untuk Bapak realisasikan,” sambung mereka.

Namun, hingga aksi ini digelar, Jokowi belum memberikan pernyataan sepatah katapun terkait ultimatum tersebut.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here