Gegara Tulisan ‘Allahmu Lemah’ Oleh Ferdinand, Ini Bisa Jadi Ujian Buat Polri

322
Direktur The Community of Ideological Islamict Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya

Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya menyoroti kasus dugaan ujaran kebencian dari cuitan Ferdinand Hutahaean

Menurut dia, adanya polemik tersebut bisa memperlihatkan wajah Polri sebagai penegak hukum di Indonesia.

“Terkait cuitan FH, sudah jelas ada bukti pengakuan, tangkapan layar, saksi, keterangan ahli hukum, dan bahasa. Bahkan, sudah ada beberapa pihak yang melaporkan FH ke polisi,” ucap Harits dilansir dari genpi pada Jumat (7/1/2022).

 

Harits menjelaskan dengan adanya gerakan tersebut, Polisi seharusnya bisa tegas dalam menindak para pelanggar.

Oleh karena itu, dia meyakini umat Islam menunggu profesionalitas Polisi terkait kasus Ferdinand Hutahaean.

“Dari kejadian ini, Polisi bisa mendapat pandangan miring terkait tingkat kepercayaan dari publik jika tidak ditindak dengans serius,” jelasnya.

Menurutnya, jika kasus Ferdinand tidak disikapi serius, Polri bisa menambah deretan buruk dari pandangan masyarakat.

 

Sebab, kata dia, terlihat jelas ketidakadilan ditunjukkan polisi bila Ferdinand lepas dari hukum yang berlaku.

“Soal kasus FH ini akan memicu sikap distrush publik. Jadi, akan menambah deretan panjang faktor pemicu sikap kepercayaan publik menjadi rendah kepada institusi Polri,” imbuhnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Populis

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here